Kesempatan Kedua untuk Saling Menemukan
Kalimat terakhir Aisyah, akhirnya membuat Rumi bangun dari kebisuannya.
“Dik, hati itu tidak bisa dipaksakan. Kemarin, memang cinta Kak Rumi masih belum bisa lepas dari Pak Fikri. Tetapi hari ini, hati Kak Rumi telah tertutup untuk cinta yang baru. Entahlah jika besok, Kak Rumi tidak tahu.”
“Baiklah, Kak.”
Aisyah, akhirnya menerima jawaban Rumi. Dia tak punya banyak kalimat, jika Kakaknya sudah memutuskan. Aisyah sadar, kebahagiaan masing-masing orang berbeda, dan itu tidak bisa dipaksakan.
Bab Populer