DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?
Mereka kemudian di persilakan duduk di ruang tamu, dengan sofa sofa yang sangat mewah, layaknya di sebuah istana.
Mata bu Retno berbinar-binar, dia sudah membayangkan, jika putrinya nanti menjadi menantu di rumah ini, dia akan sering-sering berkunjung, atau kalau tidak, ikut tinggal sekalian, di rumah mewah ini.
Mereka pun duduk, dengan mata yang tidak dapat tenang.
Terus bergerak kesana-kemari, memperhatikan sudut-sudut ruang tamu, yang mereka perkirakan, besarnya lebih dari rumahnya yang ada di kampung.
ตอนยอดนิยม