MAWAR
lalu tatapannya kini tertuju pada Mawar, menatap Mawar dengan tatapan tajam penuh kebencian, "benar bukan?"
Mawar terkekeh, ternyata dugaannya memang benar, saat di kolam berenang Laura sudah melihat dirinya. Lalu saat kejadian di mansion Nico, dia yakin wanita itu hanya pura-pura terkejut saat melihat dirinya. "oh tuhan, kenapa aku harus berada di lingkungan yang berisi manusia seperti kalian?" Mawar memberikan tatapan seperti merendahkan. "Aku tidak perduli pada kalian ataupun anak mu, Lau," Mawar megangkat keuda alisnya dia tersenyum manis. "Aku ke sini ingin mengambil suamiku, tidak seharusnya dia berada di sini, dia harus selalu berada di sampingku, " tatapannya kini beralih pada Nico,