Istri Nakal Mas Petani
Serumit dan sepenting apa pun perjanjian yang telah mereka buat sebelumnya, secerdas apa pun seorang wanita, entah dari mana pun asalnya, kota atau desa, setinggi apa pun pendidikannya, kecemburuan tak pernah bisa dijelaskan dengan logika sejak manusia tercipta di bumi.
Malam itu adalah malam di mana Wira merasa untuk pertama kalinya bisa bicara dengan kalimat-kalimat panjang pada seorang wanita. “Lis,” panggil Wira, pelan menyentuh bahu wanita itu. “Lihat Mas,” ucap Wira.