Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ingin sekali mendebat ucapan Ibu. "Aku bukan Ibu yang baik. Telah menelantarkan kalian berempat. Ibu minta maaf." "Ibu juga harus minta maaf pada Randu, Rahma, dan Dewa." Aku mengembuskan napas berat, sungguh tidak mudah bicara dengan Ibu. "Itu akan Ibu lakukan, Sinar. Ibu sungguh menyesal ...." Ibu kembali menangis. "Ibu selama ini hanya menuruti kemauan sendiri, menikah beberapa kali, tidak memperhatikan kalian."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai lagu sholawat ibu
Baca
+Pustaka
BUKAN SALAH IBU

BUKAN SALAH IBU

"Bella, Ibu hanya punya dirimu. Ibu akan lakukan apa saja untuk membuatmu menjadi orang besar dan dihormati orang lain. Tapi Ibu tak akan membuatmu malu, Nak. Percaya sama Ibu." Di dalam pelukannya yang hangat, aku menemukan kedamaian. Jika ada pertanyaan, siapakah wanita terhebat di dunia ini, maka, jawabannya adalah Ibu. Ibu. Ibu. *** "Ternyata, kamu memang nggak punya malu ya? Masih juga berani masuk sekolah."
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai lagu sholawat ibu
Baca
+Pustaka
Aku Hanya Ibu Untuk Anak-Anakmu Bukan Istrimu

Aku Hanya Ibu Untuk Anak-Anakmu Bukan Istrimu

Hanya sebaris kalimat yang ku bisikkann padanya, “Kang Imam, izinkan aku menjadi ibu untuk anak-anakmu.” Dia tersenyum. Senyum yang tetap sama. Dan semuanya terjadi begitu saja. Kami telah sepakat untuk menjadikan malam ini menyenangkan. Mengawali langkah baru. Tak ada alasan untuk saling menyakiti. Di waktu-waktu kemudian aku ingin kau mengajari ku banyak hal. Agar langkah ini tak mudah goyah. Sebab ke depan jalan akan kita lalui mungkin tak selalu mulus dan lurus.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai lagu sholawat ibu
Baca
+Pustaka
SARGIO

SARGIO

Lalu Arkan memutar sebuah video yang sudah dia buat dengan judul 'UNTUK MAMAH' sebuah video yang berisi tentang Mamahnya, dimana saat itu mereka sedang asik bermain di sebuah taman bersama, di dalam video itu mereka begitu bahagia, tertawa bersama berbanding terbalik dengan sekarang. Sebuah petikan gitar terdengar, sebuah sound dalam video itu, lirik demi lirik lagu terdengar, itu suara Arkan. Suara yang penuh dengan penghayatan dengan sedikit isakan kecil yang terdengar, lagu Mama Kaulah Bintang memang sangat-sangat menyentuh hati. Membuat siapa saja yang mendengar bisa merasakan arti seorang Ibu yang sebenarnya.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 688 kali sebagai lagu sholawat ibu
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
HADIAH MUKENA DARI IBU

HADIAH MUKENA DARI IBU

Waktu Dzuhur, ibu pulang untuk sholat dan makan. “Nanti malam, ibu harus ke rumah Juragan Ratno lagi. Kamu ngaji ya? Hasbi akan ibu bawa, terus kamu di rumah harus berani tidur sendiri dulu. Biasanya paling cepat jam setengah sebelas ibu baru pulang.” Sambil berucap demikian, ibu bersiap pergi. “Aku akan membantu ibu. Percuma juga mengaji, mukenanya masih bolong.”
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 627 kali sebagai lagu sholawat ibu
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Anak Keponakanku

Ibu Susu Anak Keponakanku

“Tidak, Nak. Kamu sudah cukup menderita. Kami yang harusnya lebih kuat, tapi tubuh ini sudah rapuh. Jangan pernah merasa bersalah karena kami khawatir. Itu memang tugas kami sebagai orang tua, bahkan di usia senja sekalipun.” Rindu tidak bisa menahan air matanya lagi. Ia terisak, membenamkan wajah ke tangan ibunya. “Aku lelah, Bu… aku benar-benar lelah. Tapi aku tidak ingin membuat kalian menangis lagi.” Ibunya ikut menangis, mengelus rambutnya perlahan. “Kalau begitu, tetaplah hidup dengan baik. Itu saja yang kami minta. Bertahanlah, Nak. Jangan menyerah.”
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lagu sholawat ibu
Baca
+Pustaka
Pendekar Dua Jiwa

Pendekar Dua Jiwa

"Kangen Ibu ya? Aku kalau kangen, menyanyikan lagu ini bisa sedikit mengobati rasa itu." Qiao bernyanyi lagu berjudul 'Matou Sang Di Meinu', lagu tentang seorang gadis yang menanti pemuda yang dia sukai pulang dari peperangan. Lagu yang sama seperti lagu yang Ibu Suri sering nyanyikan ketika rindu belaian suami, juga ketika Bian atau Xian rindu Ayah. Bian mendadak tenang. Pelukannya melemah pada badan Qiao.
9.761.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lagu sholawat ibu
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
WarmIceBoy
Novel 'Pendekar Dua Jiwa' telah tamat, tapi kisah Zhou dan Bian terus berlanjut. Kelanjutannya bisa dicari pada novel 'Legenda Han dan Jin', pada awal bulan November hanya di GN. Terima kasih atas dukungannya. Kedepannya akan saya perbaiki fokus karakter. Okay, semoga harimu menyenangkan. :)
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
The Dark Affair

The Dark Affair

“Kau pandai bersilat lidah! Aku tahu kebusukanmu. Kau sama seperti ibumu. Sama-sama pelacur. Ibumu menggoda ayahku dengan tubuhnya, maka bisa saja kau akan melakukan hal yang sama dengan ibumu.” Raut wajah Shakira berubah di kala Shula menghina ibunya. Detik itu juga yang dilakukan Shakira adalah menepis kasar tangan Shula sambil berkata tajam, “Jangan pernah kau berani menghina ibuku! Aku tidak akan segan merobek mulutmu, kalau kau berani menghina ibuku lagi.” Shula berdecih sinis. “Kau bisa apa? Kau ini hanya anak gundik, sedangkan aku calon ratu di masa depan.”
912.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai lagu sholawat ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status