Wanita Yang Kau Pilih
“Ayah minta maaf karena kemarin menyetujui perjodohan itu, dan tidak menanyakan terlebih dulu padamu. Sekarang ayah tahu, kebahagiaanmulah yang utama, jangan pikirkan apapun selain hal itu.”
Luna tahu ayahnya akan berkata seperti itu, tapi dia juga tak mau mengorbankan ayahnya untuk menjadi santapan para biang gosip yang setiap hari bergentayangan dia sekeliling mereka.
“Terima kasih ayah, ayah memang pahlawan hidupku,” kata Luna manja.
Sang ayah hanya tertawa, sudah biasa dengan sikap manja putrinya ini.
Luna merebahkan tubuhnya, pembicaraan singkatnya dengan sang ayah membuatnya berani mengambil keputusan, yang semoga saja tidak akan membuatnya menyesal.
Hot Chapters