Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Dia menatap Lala, menunggu reaksi gadis pemalu itu yang tiba-tiba dinobatkan sebagai pemimpin. "B-baiklah," Lala menjawab sambil berusaha menegakkan tubuhnya yang kecil. Dia mencoba membusungkan dada seperti yang biasa dilakukan Lola, namun karena gugup dan tidak biasa, gerakannya terlihat kikuk dan menggemaskan. Sepanjang persahabatan mereka, dalam berbagai perlombaan dan permainan, Lala jarang sekali menjadi pemenang. Stamina dan kekuatan fisiknya memang tidak sebanding dengan Lola yang tak kenal lelah atau Lulu yang efisien. Jadi, ketika tiba-tiba dia memenangkan sebuah perlombaan---dan bukan hanya menang, tetapi juga dinobatkan sebagai "Bos"---rasanya campur aduk: bangga, senang, namun j
558 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as lala an
Read
+Library
Wait At 24

Wait At 24

Apa nomor yang diberikan padaku itu main-main, apa dia datang hanya untuk menguji kesabaranku lagi di saat dua puluh hari menuju umurku yang ke 24. Seperti biasa dengan terburu-buru Lala selalu menghampiri mejaku. Memang sudah menjadi hobinya berlari ketika ada berita yang ingin dia sampaikan, padahal jalan juga kan bisa. Tapi wanita berperawakan cukup berisi ini lebih menyukai membuat ricuh koridor kantor dengan suara langkah kakinya. "Ya, Ya,, uhuk. Itu ada yang nyari !!" Kata Lala sambil mencoba mengatur nafas
103.5K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as lala an
Read
+Library
LUKA

LUKA

Nara bersyukur semua berjalan dengan baik. "Intan kemana sih? Katanya seminggu lagi bakal ke Jakarta. Ini udah sebulan dia belum ke sini juga. Gak bantuin aku lagi, sebel deh!!" Nara mengoceh, melempar bantal ke sembarang arah seraya mendekatkan ponsel ke kuping berharap panggilannya tersambung. "Ha-" "INTAAANNNNNNNNN, KAMU ITU KEMANA?!!!"
87.8K viewsOngoingAdded to Library 272 Times as lala an
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

Ia tidak terlalu berteriak karena suasana jalanan tidak terlalu ramai. "Emmm boleh deh, aku juga belum makan." Satria memberhentikan motornya saat sampai di warung lalapan. "Mau makan lalapan kan?" tanya Satria dan diangguki Ara. Ara ini suka makan apa saja kecuali batu dengan kayu, jadinya makan lalapan juga sudah biasa. "Ayo, aku traktir." Satria menggandeng tangan Ara untuk masuk ke dalam warung.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as lala an
Read
+Library
SweetShit Marriage

SweetShit Marriage

Lala langsung tercekat ketika tahu siapa yang mengusik ketenangannya. Dauni, siswi tercantik di sekolah. Kelas XII IPS 1. Bucin Aiden. Cewek yang benci melihat kemesraan mereka. Musuh bebuyutan Lala. Dengan tubuhnya tinggi semampai dan ideal bak model, Dauni menghampiri Aiden dan Lala. Mengambil sebuah kursi dan duduk di hadapan Lala dengan raut bengis. “Seneng lo satu tahun ini sama Aiden?”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as lala an
Read
+Library
Ralp

Ralp

Semua yang ada di antara kami harus semakin cepat dipompa karena kepalaku juga mulai linglung. “Yes, Jenny. Kau seksi sekali.” Dia memejamkan mata dan pinggulku ditekan keras hingga apa yang ada di antara kami jadi semakin ketat. “Siapa namamu?” Dia membuka mata dan tampak terkejut. Tak lama sampai dia tersenyum dan menaik turunkan pinggulnya. “Aku Ralp. Kau sepertinya tak bisa berpikir. Mau aku yang ada di atas?”
3.2K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as lala an
Read
+Library
Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

Pesona Kakak Tetangga yang Menggoda

Tatapannya berubah tajam, seperti elang yang siap mencabik-cabik mangsanya. “Salam, Fahaad. Namaku Nalani Shakila. Senang berkenalan dengan Anda.” Lala memperkenalkan diri. Suaranya jernih dan tertata rapi. “Yang Anda lihat sekarang adalah show unit. Kami membangunnya untuk menunjukkan visualisasi resor ini kelak.”
104.5K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as lala an
Read
+Library
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

"Hei, bocah! Kenapa kau diam saja?“ Lala tersadar. Dia hanya menatap mata Glenn sebagai jawaban. “Apa kau sedang menyusun rencana untuk melawanku, bocah licik?" tanya Glenn. "Ti-ti-tidak" jawab Lala gagap sambil memijit pelipisnya, dia masih merasakan pusing ditambah kebingungan situasi ini. Apa yang terjadi dengan dunia Lala? "Jangan berpura-pura bodoh! Kamu Lala mahasiswa Fakultas Sastra di Universitas Nuansa, 'kan?" tebak Glenn seperti mengirimkan potongan puzzle untuk membantu Lala menemukan apa yang sebenarnya terjadi.
1038.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as lala an
Show Reviews (41)
Read
+Library
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
ANATA MEGA
Terimakasih buat teman-teman yang sudah mendukung karya ini hingga tamat. Jujur saja aku terharu atas apresiasinya dikarya AZRA yang pertama ini. Jangan lupa baca juga karya AZRA yang berjudul Dewi Ambigu. Terimakasih. Salam sayang...
Read All Reviews
Our Luna

Our Luna

pamit Chiara pada Januar. Setelah berpamitan, Chiara meninggalkan Januar sendirian ditempat itu.gadis manis itu berjalan tergesa gesa karena dikejar waktu. Ketika punggung Chiara tak terlihat lagi, Januar mengeluarkan ponsel seraya menekan kombinasi angka untuk menghubungi seseorang. Tak lama, panggilannya pun diangkat. “Sepertinya Moon Goddes sengaja mengujimu. Kurasa, ini akan jauh lebih sulit dari yang kita duga, bos. Karena sang Luna tak percaya akan keberadaan kita sebagai kaum werewolf.” Ujar Januar dengan serius.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as lala an
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

“Ya ampun, rumah Bunda ditinggal bentar udah ramai aja. Cantik-cantik lagi yang dateng. Ini siapa aja?” Diar dan Lani langsung menyalami Bunda Nila, “Saya Diar Tan, ini Lani. Kami teman satu kantornya Nila.” Bunda mengangguk dan tersenyum, “Tolong sabar-sabarin ya satu kantor sama anak Bunda. Eh, ngomong-ngomong Nila mana?” Bita dan Kara cuma tersenyum tapi Bunda langsung tahu. “Anak itu, Biru tolong kamu bangunin Nila. Kalau gak mau, siram aja!”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as lala an
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status