Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GAYATRI

GAYATRI

Gayatri segera berlari ke arah sahabatnya. "Ya Allah, kamu kenapa jadi begini, Sar?" Air mata Gayatri luruh tak terbendung kala melihat kondisi Sarah yang mengerikan. "Apa yang terjadi?" "Maafkan aku ...." Hanya kata maaf yang Sarah suguhkan. Tetes air mata keluar dari sudut matanya, menandakan bahwa ia pasti merasa kesakitan. Sebagai sahabat, tentunya Gayatri bisa merasakan perih dari sayatan di tubuh Sarah melalui hatinya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai lamentar
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

ucap Bara. Langkah kaki mulai mendekati kedua manusia berbeda generasi tersebut. Terlihat sosok yang mereka bicarakan turun dari lantai atas. Mata sembab itu tidak bisa disembunyikan oleh gadis itu. Sudah bisa ditebak jika Lily habis menangis di kamarnya. Bara sama sekali tidak menyukai itu. Hatinya terasa sakit melihat gadis pujaannya menangis sampai matanya terlihat sembab.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai lamentar
Baca
+Pustaka
Penyesalan tanpa Akhir

Penyesalan tanpa Akhir

TIGA BELAS : SINDIRAN UNTUK AGAM. TERIMAKASIH SUDAH NGIKUTIN SAMPE SINI!! DAN TERIMAKASIH UNTUK YANG MAU RIBET NGASIH TAU KLO ADA TYPO. SELAMAT MEMBACA! ***
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai lamentar
Baca
+Pustaka
BIDADARI YANG HILANG

BIDADARI YANG HILANG

sentakku kesal. "Maaf, Pak Reno! Tapi saya kasihan, loh, lihat Pak Reno seperti ini. Memang, merelakan kepergian seseorang itu tidak mudah apalagi melupakan. Tapi larut dalam kesedihan seperti ini juga tidak baik," tuturnya yang menurutku sok bijak. "Jika tidak tahu fakta yang ada, lebih baik diam! Allea masih hidup dan dia hilang ingatan. Jelas?" tegasku.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai lamentar
Baca
+Pustaka
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

Gadis itu menyeka sebelah pipinya karena airmata yang lolos dari bendungan. “Feli sedih, Ma. Feli takut untuk bertatapan dengan orang lain, Feli takut, bayangan kematian mereka selalu menghantui Feli, Feli merasa bersalah, karena tidak bisa mencegah hal itu terjadi. Apa yang harus Feli lakukan?” Gadis itu terisak di samping nisan Mamanya. “Bayangan kematian apa?” Gadis itu mendongak saat mendengar suara seorang laki-laki yang tak lagi asing baginya.
670 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai lamentar
Baca
+Pustaka
Sisa Takdir

Sisa Takdir

"Aku, Elian Silvercrest, bersumpah dengan darahku…" Caelum menatap mata Elian sebelum akhirnya mengikuti. "Aku, Caelum Valemere, bersumpah dengan darahku…" "… untuk tidak mengkhianati perjanjian ini…" "… untuk tidak mengkhianati perjanjian ini…" "… dan tidak akan menyakiti atau merugikan pihak lain yang terlibat dalam sumpah ini." "… dan tidak akan menyakiti atau merugikan pihak lain yang terlibat dalam sumpah ini."
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lamentar
Baca
+Pustaka
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Fenomena Heaven’s Lament ini mengirimkan gelombang teror primordial ke seluruh penjuru kota; hewan-hewan liar melolong panjang sebelum mati lemas karena paru-paru mereka tersumbat uap darah, sementara para kultivator tingkat rendah jatuh berlutut, merasakan Dantian mereka bergetar hebat di bawah tekanan beban karma yang begitu masif. Di titik nol kehancuran, di tengah kawah yang masih mengepulkan uap panas sisa ledakan Jiang Chen, Liang Xiao duduk bersila. Ia tidak mempedulikan rasa sakit yang merobek saraf-sarafnya. Ia membiarkan hujan merah itu membasuh luka-lukanya yang menganga, memperlihatkan jaringan otot yang berdenyut dan tulang yang retak. Setiap tetes darah langit yang menyentuh ku
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai lamentar
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

tanya Yasa membuat Speranza dan Byakta terdiam. "Kau salah paham. Tolonglah mengerti!" Byakta berjalan mendekati Yasa. "Jika kalian tidak bisa menghargai perasaan orang lain, tolong berhenti berpura-pura dan jadi diri kalian sendiri yaitu sebagai pengkhianat." ****
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai lamentar
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

Lewis menatap Harvey yang sedang berlutut di tanah dengan kesakitan yang tak tertahankan tanpa ada simpati sedikit pun di matanya. Dia berkata, "Tuan Harvey, istri Tuan sudah meninggal, saya turut berduka cita!"
9.5977.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37.1K kali sebagai lamentar
Tampilkan Ulasan (394)
Baca
+Pustaka
Alina Tamrin
kalau pak Rudi ada hubungan keluarga dgn Selena apa mungkin orang yg selama ini ada di belakang layar yg ingin membunuh Selena adalah ibu Mira yg TDK ingin Pak Rudi mengetahui kalau Selena adalah keluarganya!. cepat dong perbaharui babnya penasaran nih lanjutatannya ... seru buanget ceritanya .........
Siti Ety rumiyati
Ceritanya sepertinya bagus awl baca jg kok bgs ini ceritanya tp pas lihat babnya banyak bangeeets jd mundur hehe pengin cerita yg tdk trll panjang pengin lht Selena n harvey bahagia kl panjang gini sepertinya banyak tarik ulur bahagia,jatuh lg d angkat lg bahagia jatuh lg dst nya. Btw,Smangat author
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status