Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Balik Pintu Gelap Diplomat

Di Balik Pintu Gelap Diplomat

gumam Wisnu rendah tepat di samping telinga Maira, sembari menarik selimut tebal hingga sebatas dada mereka berdua. Sinar matahari pagi yang cerah menerobos masuk melalui celah tirai sutra, saat Maira baru saja membuka mata, rasa mual mendadak langsung bergulung di dalam perutnya, naik menyumbat pangkal tenggorokannya. Lambungnya bergejolak hebat, memicu rasa ingin muntah yang sama sekali tidak bisa ditahan. "Ugh-" Maira membekap mulutnya dengan kedua tangan.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Langit Merah

Langit Merah

Garter melihat perisai anginnya. “Jadi Ter sudah berganti tempat denganmu ya, Gar?” Garter mengangguk sebagai jawaban. “Tapi, apa kau tidak merasa ini semakin lama semakin panas Gar?” tanya Fiona tiba-tiba sambil menyeka keringat di dahinya. “Benar juga,” jawab Garter mengiyakan sambil melihat kobaran api di sekitar mereka. “Jangan-jangan..” ucap Fiona dan Morgan bersamaan saat sesuatu terlintas dalam pikiran mereka.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Jodohku Dokter Galak

Jodohku Dokter Galak

Tapi, semakin dibiarkan, kala iris mata gelapnya melihat makanan rasa mual itu kembali bergejolak menimbulkan peningkatan asam lambung hingga ke kerongkongan. Dia melepas sepatu setelah mendudukkan diri di kursi teras rumah, menggosong puncak hidungnya yang mendadak begitu sensitif. Gelombang itu datang lagi, membolak-balikkan perut Raditya seperti sedang menaiki wahana roller coaster. Raditya berpaling, menaikkan sedikit bingkai kacamatanya yang melorot kemudian berkata, "Tin ... bau apa ini?"
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

Keduanya saling membuka rongga mulut, bermain di area mulut dengan banyak gigitan kecil menggai**hkan. Leher jenjang Bumi menjadi objek menyenangkan untuk Langit. Disesapnya, menciptakan tanda kemerahan terlampau banyak di sana. Mata Bumi terpejam, menikmati dengan lenguhan-lenguhan memabukkan Langit. “Ah, Mas....” “Panggil namaku,” pinta Langit, matanya berkabut, ia kembali menyesap dan mencumbu leher jenjang itu hingga penuh dengan salivanya.
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Rahasia Bunga Kampus

Rahasia Bunga Kampus

ini memberikan kenyamanan yang belum pernah ada sebelumnya. Namun seiring kenikmatan menumpuk, kebutuhan yang lebih memalukan mulai muncul. Gatal! Gatal yang tidak tertahankan, seperti semut yang tidak terhitung jumlahnya sedang merayap. Aku menjepit erat kedua kakiku, tetapi tidak bisa menghentikan rasa panas itu. “Dokter ….” Suaraku sangat bergetar, “Aku merasa sangat tidak nyaman …..”
63.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Tujuh Dosa Besar

Tujuh Dosa Besar

Selain itu rasa gatal bisa ia rasakan di telapak tangan dan mulutnya. “A-apa yang kamu lakukan, Layla?” tanya Firman. Dia terus meraung, mencoba menggaruk bagian tubuhnya yang terasa gatal. Namun, semakin dia menggaruk, rasa gatal itu terasa semakin hebat. Bahkan mulai keluar nanah dari bagian tubuhnya yang baru saja ia garuk. “Hahaha. Laki-laki menjijikan sepertimu, memang harus mendapat—”
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

“Ke tempat di mana langit menangis tanpa suara. Di situlah kau akan melihat bayanganmu yang sebenarnya.” Pagi menjelang. Matahari perlahan terbit, tapi langit masih dihiasi sisa-sisa warna ungu dari malam yang belum mau pergi sepenuhnya. Tirta menggeliat, lalu duduk sambil memegang kepalanya. "Aku mimpi aneh... dan kepalaku berat." Ayu membuka matanya perlahan. "Aku juga... rasanya seperti... dibelah dari dalam."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Ketua OSIS

Ketua OSIS

Bahkan untuk berdeham sepelan tadi saja Eva benar-benar menepis rasa malunya dan memasang tembok tinggi untuk wajahnya ini. Rasa sakit dan gatal yang menggerayangi leher bagian dalamnya ini begitu menyiksa hingga tanpa bisa dicegah air mata Eva meluruh tak kuasa menahannya lebih lama lagi. 'Astaghfirullah!' Eva menjerit di dalam hati merasakan perutnya tiba-tiba bergejolak dan isinya serasa naik ke atas, siap untuk keluar! Kenapa semesta mempermalukannya di depan Arta dengan cara seperti ini?!
1019.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 717 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Kejutan Untuk Suami Sok Alim Ternyata Tukang Kawin

Pov Bulu Ulat/ POV Fitri Tiba-tiba, badanku terasa gatal semua. Ada sesuatu yang bergerak dikakiku, merambat pelan. Ada satu, eh dua eh apaan sih nih?! aku menyingkap selimutku. Daaaan! "Huaaaaa huaaaa huaaaaa...." aku meloncat turun dari ranjang, tanganku mengibaskan makhluk hitam berbulu lebat itu jijik, rasa gatal pun menyerang hingga ke ubun-ubun.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 837 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Suara Hati Istri Rahasia Presdir Kaya

Suara Hati Istri Rahasia Presdir Kaya

tanya Raka saat melihat wajah Mora mulai memerah. Gatal sekali! batinnya. Rasa gatal yang tajam mulai merayap di punggung, perut, hingga lehernya. Mora mencoba menahan diri, tapi rasa itu seperti ribuan jarum yang menusuk-nusuk. Ia mulai menggaruk lehernya secara refleks. "Mora, berhenti menggaruk! Ini memalukan!" bisik Raka keras.
10862 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai langit langit mulut terasa gatal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status