ISTRI SIRI TENTARA ALIM
“Reynaldi Atmajaya, apakah kamu sudah siap?”
Rey mengangguk mantap. “InsyaAllah, siap.”
“Baik, silakan ucapkan ijab kabulnya,” kata penghulu sambil menganggukkan kepala.
Suasana hening. Semua menunggu kalimat yang akan keluar dari bibir Rey. Dan saat itu, sesuatu yang tak terduga terjadi.
"Benar, memakai bahasa Arab ya?" Penghulu masih mengeluarkan candaan saat melihat Rey nampak tegang.