Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Chaos After Being With You

Chaos After Being With You

“Kagak, paling si Zahra gak bakal bisa dihubungin. Sibuk dandan.” “Gua bawa, ya. Penting. Sandi tetep kan? Pola 23176?” “Engga. Udah ganti jadi ulang tahun Zahra.” “Berapa?” “Yailah masa nggak tau, sih?” Walhasil bantal kembali terlempar ke kepala Raihan. “Permisi kakanda, dia calon istri lo bukan gue. Ngapain gue ngapalin?” “Santai aja kali,” Raihan mengambil ancang-ancang melempar Airin kembali. “Make pola 2310”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
Belongs to The Billionaire Brothers [INDONESIA]

Belongs to The Billionaire Brothers [INDONESIA]

ujar Kenedict. “Ya, Mr. Kent,” sahut Layla bersungut-sungut. *** Kent membawa Ilona ke geladak lantai tiga. Pemandangan paling indah. Sebuah kolam renang yang sebelumnya sempat dilupakan Ilona karena ia terlalu fokus pada Layla. Kent menuntun Ilona hingga ke ujung geladak.
9.834.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 795 kali sebagai layar kaca 31
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Dreamer Queen
Untuk teman-teman penulis, ada media sosial tempat promosi Novel hebat kalian. Saya rasa tidak efektif promo cerita sendiri di LAPAK orang lain. Semoga teman-teman penulis yang mampir di Novel ini gak nyampah lagi di bagian REVIEW, yah :) Thankyou ;)
Hanaya
uhh, ken so sweet banget. Aku suka kalau Ilona sama Ken aja. mereka cocok. Ilona bisa menangkan Ken. Ken berubah jadi bayi menggemaskan. suka di manja gitu.wkwkwkk seru.seru. lebih seru kalo updatenya banyak.🤭
Baca Semua Ulasan
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Kali ini Yazid menatap wajahnya, senyum yang mengembang di wajah wanita itu sungguh sangat manis seolah menghipnotisnya untuk membalas senyuman itu, binar matanya seolah bersinar teduh seperti sinar purnama di malam yang gulita. Yazid memalingkan pandangannya ke atas Masyitah, ada rasa khawatir istrinya akan cemburu. Namun, ternyata Masyita sama sekali tidak melihat ke arah mereka. Ada rasa tenang dan bergemuruh di dalam hatinya. Lisannya terus ber-istigfar, ia tahu pasti ada sesuatu yang salah pada dirinya. "Pak Yazid, yah?" tanya wanita bermata sipit. "Bapak ditunggu Kak Rahmat di Rumah. Oya sebelumnya perkenalkan, saya Melati, adik kak Rahmat," paparnya lagi.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
DALAM DEKAP DERITA

DALAM DEKAP DERITA

Ruang kerja Gary berada di lantai dua di atas bagasi. Rumah Lara adalah dua rumah pada posisi hook depan belakang. Josh adalah kontraktornya, mereka membangun rumah itu tiga tahun yang lalu. Dan saat peresmian juga selamatan yang berbarengan Aqiqahan si kembar ia dan Josh bertemu.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
Istri Sah Presdir Arogan

Istri Sah Presdir Arogan

“Bukankah di lantai ini khusus pemeriksaan dokter kandungan, mata, dan gigi? Dokter anak ada di lantai tiga.” Lukas tak menjawab. Begitu melihat sang kakak dan Calia di lantai ini, satu-satunya hal yang terpikirkan di benaknya memang hanya itu. Jika ingin bertemu dengan dokter yang merawat Zayn, keduanya pasti ada di lantai tiga. Dan dugaan tersebut lagi-lagi menciptakan kecemburuan di dadanya yang remuk redam. Membuatnya serasa ditimpa kenyataan yang masih tak ingin diterima. ***
10118.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

“Lantai tiga, kamar 312.” Tanpa membuang waktu, Paula bergegas menuju lift. Jarinya dengan gemetar menekan tombol lantai tiga. Di dalam lift, tubuhnya gelisah, langkah kecilnya tidak sabar, dan pikirannya terus melayang pada kondisi Jexon.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Akhtar mengepalkan tinju di permukaan udara, tepat di depan kening Fira. Caca dan Lala yang mengintip dari jendela langsung tersentak, reflek ia mendorong Lala hingga ponsel yang dibawanya jatuh, tergeletak di atas lantai. “Kekerasan! Buruan suruh Kak Akhtar pulang, dia orang yang terkadang sangat berbahaya untuk Kak Fira!” Mereka berdua lari keluar. Ponsel yang terpisah dengan batrainya tak lagi penting. Plak!
105.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Ponsel Fajar berdering, dan Reyhan segera mengangkatnya. "Reyhan...," suara Fajar terdengar lemah, hampir tak bisa dikenali. “Ini lebih dari sekadar renovasi... mereka… mereka masih ada. Lantai 13… Tidak boleh dibuka.” Namun, Reyhan hanya mendengus. “Jangan buat aku takut, Fajar. Kita akan teruskan. Ini hanya cerita lama. Kalau kau merasa takut, pergi saja.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
Ojol Simpanan Artis Cantik

Ojol Simpanan Artis Cantik

Ruangan luas berlapis dinding kaca tebal itu menyajikan pemandangan lampu-lampu Jakarta yang benderang dari ketinggian. Ciska duduk di balik meja kerja marmer hitamnya yang mewah, dengan kacamata berbingkai tipis bertengger di hidung mancungnya. Sorot matanya bener-bener menunjukkan fokus tingkat tinggi di depan layar komputer.
10.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Hanya ada Senja, Gavi, dan pecahan kaca pigura Ayahnya yang berserakan di lantai sebagai saksi bisu ancaman yang baru akan dimulai. ​
10888 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai layar kaca 31
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status