Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Rumah mewah itu tampak indah di antara hamparan pohon cemara yang berjejer rapi di sepanjang jalan menuju gerbang utama. Mereka memberi nama tempat itu Mike House. Rumah hiburan dewasa untuk kalangan berduit dan laki-laki berkantong tebal. Tidak mudah untuk bisa menjadi tamu di Mike House. Hanya melalui agen yang ditunjuk khusus, para tamu bisa memiliki akses ke rumah mereka.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai lemah gemulai
Baca
+Pustaka
Expect The Glimmer [Indonesia]

Expect The Glimmer [Indonesia]

“Masa panggil Kakak dengan sebutan Neng Geulis, Cakra ‘kan tidakk suka.” “Ya ‘kan geulis artinya cantik berarti Kakak cantik dong,” puji Amara pada diri sendiri. “Kakak memang cantik, cantik banget. Tapi kan abang tadi enggak kenal Kakak. Masa sudah bilang cantik-cantik saja.” “Kan dia juga sudah sering liat Kakak kalo lagi jemput kamu. Hayo ...,” goda Amara saat melihat wajah adiknya yang cemberut.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai lemah gemulai
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Silver Eyes
PUEBI-nya rapi banget. Narasinya bagus pakai showing. Sesuai selera bacaan yang aku suka. Diksinya beragam nggak ngebosenin. Ceritanya sarat muatan lokal. Perbedaan kelas sosial di sini digambarkan dengan apik. Tulisan yang cantik.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Leman cepat berkata, “Tapi ukurannya besar.” “Ukuran luar menipu orang yang malas melihat.” Warga di luar pagar tertawa kecil. Leman memerah, tetapi masih mencoba bertahan. Leo mengambil akar lain dari tumpukan Leman. Ujungnya memar dan basah. “Ini kamu selipkan di bawah tumpukan bagus.” Leman membuka mulut, lalu menutup lagi ketika beberapa mata langsung tertuju kepadanya.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai lemah gemulai
Baca
+Pustaka
My Destiny

My Destiny

Jangan kasih kendor Gems-nya Terima kasih AR_Merry
9.918.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 504 kali sebagai lemah gemulai
Baca
+Pustaka
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

... "Om." Panggilan Almira membuat Gemal menengok. "Ra. Ada apa?" Gemal meletakkan benih tomat yang hendak ia taburkan di atas tanah yang sengaja ia jadikan kebun kecil di belakang rumah. "Lanjutin ya, Pak," perintah Gemal pada tukang kebun yang membersamainya sejak tadi. "Siap, Pak," jawab sang tukang kebun.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai lemah gemulai
Baca
+Pustaka
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Seru GEM-B. “TIDAK!!!” Seru mereka bertiga histeris. Varz pun berusaha berdiri dengan susah payah. Herman dan Katon pun ikut berdiri. “Masih bisa berdiri ya?” Kata GEM-B melesat dengan cepat dan memukul ketiga selangkangan mereka dalam sekejap mata membuat mereka bertiga tertunduk tertatih-tatih lagi. “Aku akan terus memukul selangkangan kalian sampai kalian tidak bisa berdiri lagi, baik dalam artian sebenarnya atau pun artian lain.” Kata GEM-B.
915.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai lemah gemulai
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

tanya Rasendria to the point--lelaki Chinese-Indo itu memasukkan sepotong siomay kedalam mulutnya. "Balikan ndasmu," Elenio dengan pedenya menggunakan bahasa jawa yang digunakan oleh Rasendria jika sudah kesal. "Kurang medok, kurang ngegas. Udah nggak usah pake ndasmu," Rasendria tertawa diikuti Alastair yang tertawa sambil menggelengkan kepalanya. Elenio duduk tepat di depan Rasendria, sementara Dhira duduk tepat disampingnya.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai lemah gemulai
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Kulirik dari celah jendela rupanya gerimis mulai menitik dan membasahi setiap dinding di luar serta kaca yang bening menjadi berembun karena tetesan air langit itu. Ternyata begitu cepat malam menyapa kami. Benar saja terlihat si kembar memeluk kedua lenganku erat. Sementara aku masih terduduk di sofa di tengah-tengah ruangan. Astaga! aku melihatnya lagi, sosok yang sama pada waktu yang mungkin sudah tak terhitung lagi. Bisa jadi aku sudah sangat teramat biasa dengan pemandangan buruk ini. Tapi kali ini bukan itu yang ingin kubahas melainkan kan ada keanehan yang tidak biasa tergambar dari pemilik mata sendu itu.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai lemah gemulai
Baca
+Pustaka
Kejamnya Mulut Suamiku

Kejamnya Mulut Suamiku

Rina hanya terus bertanya-tanya, tidak menyadari bahwa semua kebahagiaan yang ia miliki perlahan sedang runtuh tanpa ia sada Malam itu udara di kawasan perumahan Bekasi terasa sedikit lembap, namun Dimas tidak merasakannya sama sekali. Langkahnya terasa ringan, meski tubuhnya benar-benar lelah setelah seharian bekerja di bengkel kecil tempatnya melayani pelanggan.
440 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai lemah gemulai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status