Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

“Apa aja mom, selama dengan caramel macchiato hehehe.” “Ya ampun saying jangan sering minum opi gak baik untuk lambung kamu.” “I’m okay kok mom, sehari satu gelas masih tahap wajar kok.” Lexa mencium pipi kanan Alyicia langsung melenggang pergi ke dapur. Alyicia yang melihat tingkah putri semata wayangnya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
1011.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Persis suaranya seperti ada menggaruk dinding, makin lama makin keras disertai lolongan anjing yang membuat suasana ruangan dapur ini makin mencekam. Aku akhirnya segera membuka kulkas dan mengambil beberapa cup es krim dengan rasa vanilla dan tiramisu. Iya, itu kesukaan putri kembar ku yang entah kenapa malam-malam begini malah mau makan es krim. Heran, suara yang tadi kudengar sekarang lenyap bagai ditelan bumi mungkin karena aku mencoba fokus pada tujuanku hanya membuka lemari pendingin ini.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
My Lovely Bodyguard

My Lovely Bodyguard

Terakhir, dia meletakkan teko kaca berisi lemon tea hangat kesukaan Earlene. "Ayo, kita makan," ajak Chyou sembari menduduki kursi tunggal di seberang meja. Earlene memperhatikan aneka makanan, lalu dia bertanya, "Bagaimana kamu bisa tahu, jika aku menginginkan bebek Peking?"
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Mata Gracya kemudian menangkap sesuatu di lantai—atau lebih tepatnya, dia membayangkan sesuatu. "Kecoa... iya, kecoa! Pasti ada kecoa di sini," ujarnya dengan suara kecil, meskipun tidak ada serangga apapun di sekitarnya. "Aku benci kecoa... lebih baik aku ngejar mereka biar cepat pergi dari sini."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Cermin Retak Masa Lalu

Cermin Retak Masa Lalu

Itu pesan dari Yufri, katanya perusahaan mengadakan rapat dan dia akan pulang lebih malam. Saat aku hendak membalas, tiba-tiba melihat Susan memposting sesuatu di media sosial. Susan menulis, "Melalui semua gemerlap, melewati segala ringtangan, orang yang mencintaimu tetap akan berada di sisimu." Ada kotak berisi lingerie cantik berhias pita yang sangat mencolok di sebelahnya. Tanpa memperbesar gambar, aku langsung tahu bahwa itu adalah merek yang kemarin aku jelaskan pada Yufri.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

Matanya membesar. Rak-rak kayu gelap berderet rapi, dipenuhi bahan makanan impor. Lemari kaca memamerkan botol-botol anggur mahal dengan label berbahasa Prancis dan Italia. Gelas wine beraneka bentuk berkilau di bawah cahaya pagi, seolah berbisik: sentuh aku. Adelheid mendekat, berjinjit, wajahnya nyaris menempel ke kaca.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dengan Sang Penguasa: Suamiku Bukan Petani Biasa

Pernikahan Dengan Sang Penguasa: Suamiku Bukan Petani Biasa

Suara gebrakan meja itu membuat Lea tersentak. Jantungnya hampir copot mengira gelas kaca itu akan pecah. Jika itu terjadi, maka semua makanan di hadapannya tidak akan bisa dimakan karena terkena pecahan beling. “LO BILANG APA TADI?!” tanya Melati melotot. Bola matanya sudah nyaris keluar. Lea kembali berucap tanpa suara. Namun, gerak bibirnya masih terlihat dan terbaca dengan jelas.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Sexiest Journalist

Sexiest Journalist

“Jangan lupakan kodratmu sebagai perempuan, Gem. Perempuan itu seperti kaca, pecah sekali, nggak akan bisa kembali.” Lagi, Gemi merasa Lee kembali merendahkannya dengan mengungkit semua masa lalunya. “Kalau memang menurut, Mas, kaca itu sudah pecah. Buanglah, Mas. Jangan lagi menyimpan, atau mempertahankannya. Karena pasti terasa sakit, kalau tergores pecahannya.” Lee baru hendak membuka mulutnya, tapi Gemi segera menyerobot perkataan yang ingin dimuntahkan oleh pria itu. “Kalau perlu, carilah kaca yang baru dan sesuai dengan keinginanmu, Mas.”
9.9166.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai lemari makan kaca
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
ar Kim
kak buat seasonnya dong ... ihhh .... AQ gemes sama chandi dan adik2 nya... jangan Fesi dewasa. versi anak2nya aja ... di part terakhir ngena banget deh.... AQ dan keluarga Kim sabar menunggu ya kak... semangattt
damai
Mengandung bawang...., pelajaran utk semua ibu, anak gadis, perempuan dewasa, pentingnya menjaga diri. pelajaran hidup terbaik, jgn kepentok dulu, baru terjaga. the best kak kanietha...., biar nyambung abis ini duka cita, baru cinta cita.....
Baca Semua Ulasan
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

kataku, di depan lemari pendingin. “Susu,” koreksinya. “Percuma kau beli itu. Rena pasti menyitanya.” Dia benar-benar sulit dibantah. Jadi, aku menyapu habis bagian depan dari semua rasa. Cokelat, stroberi, dan... kurasa plain, ketika Tokio Eki Furuzawa terus menatap roti rasa cokelat seolah rasa pandan jauh lebih enak dimakan bersama susu. Jadi, aku membawa lari semua rasa di etalase roti, lalu meletakkannya ke keranjang. Tokio Eki Furuzawa hampir berteriak seperti kakek tua yang mendapati cucunya mencuri mangga di pohon kesayangannya. Jadi, dia melemparkan beberapa rasa ke etalase dan mengomel saat membuka lemari pendingin.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Ia tidak peduli pada saldo rekening atau status sosial. Citra Melati menendang pintu kaca geser dengan tumit sandalnya agar tertutup rapat. BRAK. Di tangannya, sebuah nampan seng besar yang penyok di pinggirannya mengepulkan asap panas. Aroma kemewahan steril di dalam rumah kaca itu seketika dijajah paksa oleh bau yang sangat agresif, dominan, dan menggugah selera: terasi udang, bawang putih gosong, dan kecap manis yang terkaramelisasi.
948 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lemari makan kaca
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status