Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kamar Nomor 13

Kamar Nomor 13

Tertulis di atas meja, dalam tulisan yang sangat kecil dan hampir tidak terlihat, sebuah pesan: "Jangan pergi lebih jauh. Ini adalah ujung dari semua yang ada." Ketika Arya membaca pesan itu, seketika ruangan itu mulai bergetar. Dinding-dinding di sekelilingnya mulai retak, dan suara gemuruh yang sangat keras terdengar, seperti sesuatu yang sangat besar sedang bergerak di bawah tanah. Dalam sekejap, meja besar itu bergerak sendiri, menyembunyikan tulisan di bawahnya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Itu artinya tulisan itu belum lama. "JANGAN CARI AKU, AMBILAH HADIAH YANG KU SIAPKAN UNTUK KALIAN BERDUA. DI BAWAH BATU TEMPAT ISTIRAHATKU DAN SATUNYA LAGI UKIRAN DI DINDING BATU. KELAK JIKA KITA MASIH BISA BERTEMU, AKU AKAN MINUM TEH BERSAMAMU, BOCAH GEBLEK TAK ADA AKHLAK." begitu isi tulisan yang terlihat di tulis dengan terburu-buru.
1011.5K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

jawab Gracya dengan nada yang lebih tegas dari sebelumnya. Setelah mereka pergi, Gracya kembali duduk di bangku dekat ruang staf. Ia membuka jurnal itu lagi, kali ini dengan lebih hati-hati, mencoba mencari detail yang mungkin terlewat. Di halaman terakhir yang utuh, Bu Susan menulis dengan nada yang lebih penuh emosi:
1.1K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Ini jauh lebih baik daripada siang tadi, setidaknya aku bisa bicara dengan baik meski belum benar. Bang Rasya menontonku. Lalu mendekat. Mengajarkan gestur harus begitu dan begini. "Saat lihat contekan, tak sah terlalu dekat dengan mata ... Terbaca kan?" Beliau mengarahkan telapak kiri agar disimpan depan perut. *
9.781.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku membuka folder arsip. Di dalamnya ada lima file teks, namanya dingin dan rapi: 01_kamus_akar.txt 02_kunci_ritme.txt 03_lemari_petunjuk.txt 04_daftar_tiga_dan_dua.txt 05_catatan_untuk_sinta.txt Aku membuka 01_kamus_akar.txt. Isinya daftar kata yang tidak asing tapi terasa asing: akar, batang, kelopak, putik, serbuk, bunga tidur, batang air, pangkal, biji. Di sebelahnya ada kolom angka dan huruf koordinat? Atau rujukan halaman? Di bawahnya kalimat singkat: “Baca bukan sebagai botani. Baca sebagai geografi.”
789 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

tanya Brevis. Semua menengok ke arah yang di tunjukkan Brevis. Dia benar, ada tulisan acak yang tertera di balik air. Walau tertutup dedaunan, tulisan itu masih bisa mereka baca. TMUX OANX PAUM RDDX Baik Fibrela, Mregelen, ataupun Brevis tidak tahu-menahu tentang kata-kata tersebut. “Bukankah kau sudah bekerja di sini sejak lama, Mregelen? Bagaimana kau bisa luput akan hal seperti sini?”
105.9K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
Kota di Tengah Antah Berantah

Kota di Tengah Antah Berantah

Sekarang Rei makin di buat bingung, nenek ini sedang ngelindur atau mabuk ketika menulis. 𝘚𝘦𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘢𝘺𝘢𝘩𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭, 𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘦𝘴𝘢𝘯 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘮�
355 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
PEWARIS DALAM BAYANGAN

PEWARIS DALAM BAYANGAN

Dia pasang pelantang yang terhubung ke komputer pada telinga untuk mendengarkan hasil pembacaan surat itu. “Mereka dekat, sedekat urat nadi di lehermu!” suara mesin terdengar nyaring di telinga Baviaan.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 371 Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
MENJADI IBU SUSU BAYI CEO AROGAN

MENJADI IBU SUSU BAYI CEO AROGAN

Gina ragu untuk mengatakan tentang bra yang ia temukan di lemari Bara, tapi di hadapannya Bara mendekatinya terus menerus hingga Gina mundur lagi karena jarak yang sangat dekat tidak mampu membuat ia bisa bicara sedikitpun lantaran terlalu dekat. Begitu saja terus pergerakan mereka, sampai ruang untuk Gina lagi-lagi habis lantaran sekarang di belakang Gina tembok ruangan itu menahan tubuhnya sementara Bara terus melangkah maju membuat Gina jadi tidak karuan. "Katakan, Gina. Tunggu apa lagi?" desak Bara dan kini Bara sudah berada sangat dekat dengan dirinya hingga gemuruh perasaannya lagi-lagi sulit untuk dikendalikan nya.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as les baca tulis terdekat
Show Reviews (25)
Read
+Library
Kevin Katzuki
nah, klo di sebelah tu orang orang nulis genre ibu susu melenceng dari niat mulia ibu susu klo yg ini enggak pasti karena penulisnya sudah tak diragukan lagi karyanya selalu memotivasi, semoga diberi kesehatan ya biar ttp update
Fei Riffei
gue sebenarnya kurang suka baca genre ibu susu, karena bnyk buku genre ini yang salah kaprah waktu buat alurnya, tapi pas baca buku ini wow bener, senpai Mitha memang tak diragukan lagi setiap buat buku, tema boleh sama tapi senpai Mitha ini selalu buat tokohnya punya adat timur khas Indonesia keren
Read All Reviews
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Ia diminta menulis esai pendek untuk kolom budaya — tentang “keindahan dalam ketenangan” Tapi yang ia temukan hari itu bukan hanya keindahan, melainkan semacam kesadaran baru akan dirinya sendiri. Suara gemericik air dari kanal kecil mengiringi langkahnya. Di sisi jalan, bunga plum berjatuhan pelan, seperti hujan yang lembut. Ia berhenti di depan sebuah toko kecil yang menjual kertas washi dan alat tulis. Dari balik kaca jendela, seorang pria tampak sedang mengatur kuas dan tinta di meja.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as les baca tulis terdekat
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status