Haters
Jadi, gak ada alasan untuk gue menanggapi omongannya.
"Gue akuin karya lo bener-bener bagus, gue udah bayangin penulis novel mata untuk Anjani tuh orang yang kalem, baik, cantik, karena bisa menciptakan karya seindah itu, ternyata gue salah, ekspektasi gue hancur pas tahu ternyata penulisnya punya atittude yang minus kayak lo."
Gue cuman bisa diam di tempat berdiri gue, dan gak perlu respon apapun ucapan dia, karena cuman buang-buang waktu.
Hot Chapters