Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PARAMOUR

PARAMOUR

"Ya, tapi setidaknya kalian bisa pergi makan-makanan enak, sementara aku harus menahan lapar. Kalian melarangku makan sejak tiga hari lalu bahkan selama pemotretan di swiss. Kau hanya mengizinkanku meminum protein shake satu hari sekali dan melarangku minum air mineral enam jam sebelum pemotretan. Padahal aku hanya ingin makan satu gigitan Rosti! So i called it, ruthless.” “I guess i am. Tapi aku hanya tidak ingin kau terlihat jelek di kamera. Siapa yang menangis dan merengek saat terlihat tidak bagus di kamera? Me?" “Kalian pasti berpikir bahwa aku bukan manusia.” Lily terbangun dari posisinya dan menatap teman baiknya yang masih memejamkan matanya erat. “Lalu selama ini kau apa jika bukan
544 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Menentang Dunia

Menentang Dunia

Ucap Lie Ba dengan bangga. Karena mereka bedua sudah sama-sama memutuskan untuk bertarung di udara, membuat Lie Ba terpaksa bermain curang dengan menggunakan teknik Pedang Surgawi miliknya. Alasannya dia tidak bisa menggunakan teknik Esnya kala dia mengaktifkan seni bela diri Elang Angin Lima Sayapnya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Home

Home

--- "I let my heart close and I know it's not the right thing to do. But I'm afraid, afraid of what could happen if i let you enter my home." quotes by floribel. ---
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

Seolah terhipnotis oleh suasana, Asti pun membenamkan kepalanya ke dada dimas mereka menikmati semilir angin sore yang berhembus yang masuk diantara kaca jendela mobil yang terbuka itu. Merekapun larut dalam suasana hingga akhirnya kejadian itu pun kembali terulang, secara tidak sadar Asti telah melanggar sumpahnya yang ia ucapkan terhadap suaminya. Tanda noda berwarna merah terukir di leher kedua sejoli itu. Asti merapihkan rambut ikalnya yang berantakan menyisirnya menggunakan jepit rambut berwarna coklat miliknya. Perjalanan yang penuh kenangan mengesankan mereka kali ini berakhir, masing-masing mereka kembali ke pasangannya. Asti kembali ke Semarang, dan Dimas kembali ke Mahira istrinya
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Tapi tolong di ingat, dalam peraturan Ken; mengobrol, saling sentuh walau tidak sengaja, dan saling pandang walau sebentar dengan laki-laki sudah merupakan interaksi berlebihan. Kembali ke perubahan Ken, kemudian sudah berkali-kali pergelangan tangan Lea memerah dan hampir membengkak karena tarikan kuat Ken saat laki-laki itu emosi dan melampiaskan kekesalannya pada Lea. Saat marah, Ken biasa mencengkram pergelangan tangan Lea kuat sampai emosinya berangsur stabil tanpa memperdulikan Lea yang bahkan sudah hampir menangis kesakitan karenanya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Rapuh

Rapuh

Gubrak Tabrakan itu tak terhindarkan, ponsel laki-laki itu terhempas jatuh ke lantai, dan topi yang dikenakan oleh Siska pun terlepas dari kepalanya. "Aduh, Lo tu kalau jalan pakai mata, dong?!" maki Siska seoalah-olah dirinya tak bersalah.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Konspirasi

Konspirasi

jawab seorang waiters dengan gugup. Gadis itu bernama Arini, semua orang bisa tahu namanya jika melihat sebuah pin nama berwarna hitam yang di sematkan di dada sebelah kiri kemeja. Gadis ini paling menonjol diantara yang lain. Tingginya sekitar seratus tujuh puluh cm, Rambutnya di sanggul rapih. Tubuh nya yang ramping di balut kemeja putih dengan dasi kupu-kupu berwarna hitam di bawah kerah . Arini memakai rok pendek ketat yang menggantung diatas lutut, memberi kesan bahwa kakinya berjenjang. Make up tebal menghiasi wajahnya yang sudah terukir sempurna. Arini menuntun William kesebuah lift dan membawa nya ke lantai lima.
9.96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Pelampiasan

Pelampiasan

ucap Linda pada ikan-ikan yang ada di depannya. “Jika bisa memilih tidak ada yang ingin hidup di tempat yang sempit apa lagi banyak hal yang harus di lakukan, semua orang pasti akan memilih kebebasan hanya saja tidak ada yang tau kebebasan itu seperti apa rasanya dan bagaimana cara mendapatkannya.” Helaan nafas keluar dari bibir Linda, punggungnya di sandarkan dengan lelah sembari melihat ikan-ikan yang berenang menikmati makanan yang Linda berikan.
9.7303.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Ikhlas

Ikhlas

jelasku pada pak Arkan "Maaf kalau tadi pertanyaan saya lancang dan membuat kamu tidak nyaman menjawabnya. Oh iya saya tadi bertanya pada kamu tentang tiga dream yang ingin kamu wujudkan apakah saya boleh tau alasan kenapa kamu memilih ketiga dream itu? Karena kalo saya sendiri lebih memilih memiliki tunjangan dihari tua, bebas uang dan waktu, dan membahagian orang tua, lalu apa alasan kamu memilih hal lain tadi?" Ah tentang mimpi itu, it's oke
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
HURT

HURT

[2]Terima kasih (informal) [3]Hei! [4]Maaf (informal)
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai liberté
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status