Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lelaki Idaman

Lelaki Idaman

Haris membuatku semakin percaya diri. Aku harap ini bukan hanya triknya untuk menenangkan aku. Aku masih ingat dengan sangat jelas bagaimana mama Adi memperlakukanku. Kata-katanya selalu tajam dan penuh dengan sindiran pedas yang membakar hati. Jika mengingat tentang itu, aku sering merasa trauma. Cara kasar keluarga Adi memperlakukan aku bahkan masih kerap menghantui mimpiku. Itu sangat menyeramkan. "Kamu tidak sedang menghibur saya, kan?" selidikku.
106.3K viewsOn holdAdded to Library 163 Times as lidah anjing
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

"Minta maaf? Maaf, kami nggak punya kebiasaan meminta maaf sama anjing liar." "Bro, aku mau nasihatin juga. Jangan ngelirik orang lain padahal sudah punya milikmu sendiri. Hati-hati kalau harimau betina di rumahmu malah memakanmu!" kata Bradford dengan nada penuh makna. Apa pun yang dikatakan Bisma dan Rita, Bradford tetap terus menyinggung kata "anjing liar". Bisma langsung merasa harga dirinya diinjak-injak.
10275.0K viewsCompletedAdded to Library 6.6K Times as lidah anjing
Read
+Library
Pelakor Pilihan Mertua

Pelakor Pilihan Mertua

Tawa yang membuat bulu kuduk Bram merinding. "Bramantyo, Bramantyo," kata Lidya, nadanya seperti seorang guru yang kecewa pada muridnya yang lamban. "Kupikir aku membesarkan seorang singa, ternyata hanya seekor anak anjing yang mudah panik. Dengar baik-baik." Suaranya mengeras. "Ini adalah kabar *baik*." "Kabar baik?!"
1.0K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as lidah anjing
Read
+Library
Ibu dari Anak Kakaknya Mantan

Ibu dari Anak Kakaknya Mantan

"Iya, sayang. Tapi di tubuh mereka, bukan di jari." Mereka bertiga melanjutkan perjalanan, berpindah dari satu kandang ke kandang lain. Setiap kali melihat hewan baru, Lila selalu bertanya pada Dirga, dan dengan sabar, Dirga menjelaskan satu per satu. Mulai dari harimau, gajah, burung merak, hingga monyet yang membuat Lila tertawa dengan tingkah lucunya. Ketika mereka sampai di kandang singa, Lila menatap hewan besar itu dengan mulut menganga. "Wow! Daddy, itu singa!"
1.3K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as lidah anjing
Read
+Library
Menunggu Masa Idah

Menunggu Masa Idah

jawab Ibram datar, kemudian kembali menyuapkan makanan ke dalam mulutnya. "Mas Ibram memang bukan suamiku lagi, tapi bagi perempuan yang sedang dalam masa idah, kami dilarang keluar dari rumah tanpa seizin mantan suami, karena biar bagaimana pun, sebelum aku melahirkan dan masa idahku selesai, aku masih menjadi tanggung jawab Mas Ibram." Laila memberi penjelasan dengan menatap wajah Ibram yang tampak tak acuh. "Terserah kamu saja, tapi aku tidak bisa menemanimu memeriksakan kandungan," balas Ibram tanpa menatap wajah mantan istrinya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as lidah anjing
Read
+Library
Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Pertanyaan Linda itu sama dengan hal yang ingin dia tanyakan. Tapi Husein, si manusia anjing ini baru saja sangat genit. Sepertinya dia salah minum obat. Sita tidak hanya tidak jadi bertanya, tapi juga dicium secara paksa. Husein berdiri tegak dan menjawab dengan tenang, “Itu bukan urusanmu.” Hanya dengan beberapa kata, Linda terdiam dan tidak bisa bernapas. Setelah mendengar jawaban itu, Sita tidak bisa berkata-kata. [Tidak, apa manusia anjing ini sakit?]
9.4350.3K viewsCompletedAdded to Library 10.9K Times as lidah anjing
Read
+Library
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

sindir Adrian sambil duduk di sebelah Yasmina. Yasmina tersenyum manis melihat suaminya. Ia segera beranjak ke dapur dan kembali membawa nampan berisi minuman dingin serta piring penuh camilan hangat berbentuk lonjong dengan keju yang meleleh di dalamnya. "Siapa yang masak ini? Aku rindu masakanmu, Sayang," tanya Adrian sambil mengambil satu potong. "Yasmin yang buat. Namanya Corn Dog," sahut Mami Rahel tanpa mengalihkan pandangan dari layar televisi.
893 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as lidah anjing
Read
+Library
Isela: Putri yang Terbuang

Isela: Putri yang Terbuang

Geraman rendah dan hembusan napas panas anjing itu memperparah ketakutan Isela. “Aku datang untuk bicara denganmu, bukan untuk mati,” bisik Isela nyaris putus asa, “singkirkan anjingmu, aku mohon.” “Tidak mau,” tolak Jach menikmati ketakutan gadis dihadapannya seperti seekor kelinci yang terpojokkan. “Dia tidak akan menggigit kan?” tanya Isela lagi dengan napas tersengal. Jach menggeleng. “Hanya mengoyak.”
1062.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as lidah anjing
Read
+Library
Warisan Jimat Kutukan

Warisan Jimat Kutukan

Lukas pun semakin kencang dalam bershalawat, demi menghindari gangguan mahluk tak kasat mata tersebut. Lukas membuka pintu gerbang rumah Lutfhi, lalu masuk kedalam halaman rumah Lutfhi. Dia langsung di sambut dengan gonggongan keras anjing, yang baru di beli oleh Lutfhi. Anjing itu pun terlihat menyeramkan. Matanya begitu merah menyala, dengan lidah menjulur panjang berwarna merah darah. Anjing herder berwarna hitam itu seperti bukan anjing biasa. Anjing itu terlihat seperti anjing siluman yang memiliki insting layaknya mahluk astral.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as lidah anjing
Read
+Library
Maduku Sayang

Maduku Sayang

"Singa gak bakal mengaum ketika mendengar anjing menggonggong." Begitu kalimat itu selesai diucapkan Vidia, empat ibu berdaster maju sambil menatap tajam laiknya elang yang menemukan mangsa. Salah satu dari mereka adalah Bu Hana yang dipanggil Hama oleh mulut jahat Vidia. Ditariknya kerah baju perempuan berambut pirang itu. Sungguh cengkramannya sangat erat. "Coba ulang kalimatmu tadi!"
9.927.1K viewsCompletedAdded to Library 811 Times as lidah anjing
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status