Tak Sengaja Mencintaimu
Ia menelan dengan susah payah, lalu menggeleng.
"Pahit, Ma," ringisnya. "Aku nggak mau lagi."
Vanka tertegun. Ia tahu rasanya sama sekali tidak pahit. Ia bahkan mencicipinya tadi. Bubur itu lembut dan gurih, seperti biasa. Tapi ia tak tega berdebat.
"Capek, Ma," keluh Lengkara. Penyakit yang diidapnya membuat anak itu mudah sekali lelah.