SUAMIKU SUAMIMU
“B-bukan begitu, Mas. A-aku hanya ....”
“Hanya apa?”
“Aku hanya bingung ....” Lidya menggeleng pelan lalu membuang pandangan keluar jendela.
“Apa yang membuatmu bingung?” Fuad melirik Lidya yang terlihat melamun.
“Aku bingung bagaimana harus bertahan tanpa dia, sementara hanya dia satu-satunya keluargaku. Tempatku bersandar selama ini. Bagaimana aku bisa menjalani hidupku nanti, sementara ada tiga kecil yang butuh kuberi makan.” Mata Lidya memanas. Ia segera melempar pandangan keluar jendela. Menyembunyikan air mata yang mulai terjatuh di pipi agar tidak terlihat oleh Fuad.
인기 회차