Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nikah Tanpa Undangan

Nikah Tanpa Undangan

Pria tampan itu melirikkan pandangannya sekilas, sudut bibirnya sedikit terangkat, menyembunyikan kegetiran dibalik senyuman. "Kau pikir aku malaikat? Bahkan anak SD saja sudah sering menyatakan cintanya." Sandika menggelengkan kepalanya. "Cekh, aku tau itu! Tapi maksudku…" "Perhatian, bagi penumpang pesawat JT 001 tujuan Jakarta, dimohon untuk segera bersiap." "Sudah waktunya, ayo!" Sandika memotong ucapan Kayla, ia bangkit dari tempat duduknya, mendorong koper Kayla dan bergabung dengan teman-temannya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Sebab itu aku berusaha meyakinkan dia dengan berkata, "Ini bukan yang pertama, Mas. K-kemarin ... kemarin aku sudah coba pakai test pack lain. Hasilnya garis dua. T-tapi ... aku masih ragu. Karena itu aku coba lagi hari ini, dan ternyata hasilnya sama." Air mataku kembali meluncur saat berkata demikian. Air mata yang keluar karena kebahagiaan. "Yaa Allah ...." Sepertinya Mas Janu pun kehabisan kata-kata saking bahagianya. Dia hanya menyebut nama Tuhan sembari kembali menarik tubuhku ke dalam pelukan. "Terima kasih, Yaa Allah," ucapnya dengan suara lirih. "Terima kasih, Sayang. Kamu sudah kasih Mas hadiah yang luar biasa. Terima kasih."
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

“Lo pasti bisa, Leen. Di mana pun lo berada nanti, gue yakin lo bakal nemuin ketenangan yang selama ini lo cari.” Aileen hanya mengangguk. Untuk pertama kalinya malam itu, dadanya terasa sedikit lebih ringan. Bukan karena semuanya sudah selesai, tapi karena ia tahu… semuanya akan mulai lagi. Dari awal. Dengan dirinya sendiri. *Flashback Off “Kepada para penumpang pesawat Korean Air dengan nomor penerbangan KE-628 tujuan Seoul, dipersilakan segera menuju Gate 9. Boarding akan dimulai dalam waktu sepuluh menit. Terima kasih.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
CEO adalah Maut

CEO adalah Maut

Pun ia menggosok telinga berulang untuk memastikan jika rungunya masih berfungsi dengan benar. “Right now, Tino!” (Sekarang) Tangan Aryan mengepal kuat diikuti otot pelipis yang tercetak jelas. Kedua bagian giginya saling beradu hingga terdengar suara gemeretak. “Ba-baik, Tuan,” jawab Tino membalikkan tubuh dan meminta pilot untuk kembali menerbangkan pesawat tersebut ke Bali. Sarah yang bersiap turun dengan membenarkan letak cardigannya, melihat pada Tino. Lantas ia melemparkan tatapan pada Aryan yang duduk tanpa membuat gerakan apapun.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Poison Princess

Poison Princess

Osanai tsubasa de sakamichi kaketeku (With the wings that still can’t fly, I run up the hill) Michi kara hagurete kono me o tojiteku (When I stray from the path I close my eyes and keep going) Yume ni ai ni kokoro ni (Through the dreams, love and emotion) Kimi no ashiato sagasu (I’m looking for your footprints) Towa no hikari nokoshite (Leaving behind the light of eternity) Yurugi no nai tsubasa de (with your unwavering wings) Towa no ai o anata ni (May you have eternal love) {Noria – Raggs no Chikonka (Raggs Requiem, 07-Ghost Insert Song) Leia tersenyum kecil ketika mendengar nafas Mikail terdengar teratur setelah ia selesai bernyanyi. Dengan perlahan ia merebahkan kepala Mikail dan kemudia
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Peninggalan Sang Bima

Peninggalan Sang Bima

Sambungan Internet smartphone itu sudah putus, tapi ada sebuah SMS yang terlanjur masuk dari Kabareskrim, Kepala Badan Reserse dan Kriminal. Sebuah pesawat udara Batik Air berdesing halus meninggalkan apron menuju landasan pacu. Perlahan namun pasti, mesin mengencang, laju dipercepat, tubuh burung raksasa itu menderu hingga akhirnya melepaskan diri dari daratan. Sesaat kemudian, ia melayang mengarungi angkasa biru Palangkaraya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro" Bukan menjual suara tetapi lebih mengharap simpati dari para penumpang, karena suaranya tak merdu, permainan kentrung yang asal-asalan. Handa berusaha menikmati lagu itu, tetapi setelah reff yang diulang-ulang pada lagu yang dinyanyikan membuat dada Handa terasa tersayat-sayat.
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 966 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
DIPTA

DIPTA

“Aku rindu 1 jam yang lalu…” Di belakangnya, Dipta masuk dengan tenang. "Ayo.” Aira langsung menoleh. “Pak, boleh nggak kita pura-pura lupa ini semua ada…” Dipta hanya meliriknya sekilas. "Tidak.” Aira langsung menjatuhkan tubuhnya ke kursi. "Ya ampun…” Dipta duduk dan membuka kembali dokumen. Beberapa detik hening, lalu “Lanjut dari skenario kedua.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Lara tambah, suara kecil tapi penuh semangat: “Hujan nggak pernah pergi… dia ikut kami ke Grammy…” Rian duduk di sudut, MacBook Pro terbuka, rekam demo pakai GarageBand—plugin gitar akustik, piano Rhodes, drum brush. “Ini single pertama tur Asia 2026. Judul: Hujan Pulang. BPM 78, key A minor.” Claire angguk puas, mata berbinar. “Perfect. Ini bakal jadi anthem. Rekam full version besok pagi.” - Scene 3: Ratna Cerita – Close-Up Emosi (Malam, Kamar Tidur)
924 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Tanyaku sembari duduk di sampingnya, dan melepas ransel ku yang penuh beban itu. "Fish upon the sky." Aku yang tadinya sudah hilang semangat kontan menegakkan punggung. "Episode tujuh udah tayang emang?" Aku menggeser duduk ku untuk melihat apa yang ditampilkan oleh layar laptopnya. Fayka mengangguk, lalu menggeser sedikit laptop di pangkuannya ke arahku. "Buffering beb," Ucapnya meringis.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai lirik airplane pt 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status