Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Untuk Sofia (Ketika Takdir yang Memilih)

Cinta Untuk Sofia (Ketika Takdir yang Memilih)

Ragu Humairah meraih kotak tissu itu dan tak lupa mengucapkan terimakasih. Tangannya mulai membersihkan sisa air mata yang mengalir di pipinya. "Ambillah wudhu dan basuh wajahmu. Aku tidak tahu kaamu menangis karena apa. Tapi, Allah adalah sebaik-baik penolong."
107.2K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tawanan Cinta Tuan Abizar

Dia mencuci tangan, membaca bismillah, lalu menyuap makanan tersebut ke dalam mulut. Abizar menyeringai, entah kenapa dia terlihat begitu puas. Berbeda dengan saudara-saudaranya yang lain, yang terlihat cukup khawatir. Dan saksikanlah, Omar menangis di tempat. Mata Omar memerah, sebelah tangan besarnya memijat pangkal hidung dan memejamkan mata. Satu tetes air matanya jatuh, dia sudah tidak sanggup mengunyah. Bukan rasanya yang membuatnya sedih dan menyesal, tapi nostalgianya yang membuat dadanya begitu remuk. Bibir Omar bergetar, perlahan tangis diamnya menjadi isakan.
1013.0K viewsOngoingAdded to Library 272 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Dalang Dibalik Kematian Kakakku

Dalang Dibalik Kematian Kakakku

"Perasaan akan lebih baik ketika sudah menangis, sekarang kamu hanya perlu berhenti menangis untuk mendapatkan perasaan tenang itu." Tisu sudah beralih tangan ke Alina, ia mengusap wajahnya kemudian mengangkat wajah. Kali ini ia menatap Bima, sepertinya sudah terlalu banyak ia bercerita hingga membuat lelaki itu terdiam. "Maaf jika saya menangis di depan kamu, saya hanya tidak bisa menahan sesak ini. Saya hanya ingin keadilan untuk Mak Aora, Dani, dan jika ini ada hubungannya dengan Wiwin, maka keadilan untuk dia juga."
2.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU

REKAMAN DESAH DARI SEKRETARIS SUAMIKU

“Aku tidak menyesali kebersamaan kita dahulu, tetapi aku juga tidak bisa mengulangi hal yang sama seperti yang sudah berlalu.” Bima menatapku lekat, bisa kulihat pada sorot matanya masih ada harapan besar untukku kembali menerimanya. Namun, aku tidak mau kalah untuk kedua kali. Kisah kami cukup sampai di sini saja. “Baiklah. Aku permisi.” Bima beranjak pergi sebelum kujawab. Pandanganku menangkap bulir air bening jatuh dari sudut matanya saat hendak berbalik badan. Dia menangis.
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 586 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Tawanan Hasrat Raja Lingga

Tawanan Hasrat Raja Lingga

“Anak Ibu… pulang… Ibu belum siap…” Tangisnya pecah. Tak tertahan. Tak peduli siapa melihat. Ia berdiri. Hampir berlari. Namun Arga memeluknya dari belakang. “Bu… Bu… tolong…” Ia sendiri menangis. “Ayo kita kuatkan dia… bersama,” Tanah mulai ditaburkan. Satu sekop. Dua. Tiga. Bunyi tanah jatuh di kayu.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Shadow

Shadow

Who says you're the only one that's hurting? Trust me, that's the price of beauty Who says you're not pretty? Who says you're not beautiful? Who says? It's such a funny thing How nothing's funny when it's you You tell 'em what you mean But they keep whiting out the truth Mauryn menyanyikan lirik itu dengan teriak sambil berjoget tak jelas membuat Luisha dan Bastian tertawa erbahak-bahak. "Kamu kalo gak tau lagunya mending lagu lain aja deh," teriak Luisha masih tertawa.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Masakan Mertua

Masakan Mertua

bentakku lantang disertai sorakan dari para warga. "Dasar mur*han! Sekarang kamu mau bicara apa? Kalian memang bi*dap!" Mbak Laras semakin tak terkendali. Ia seperti meluapkan emosinya dengan mengacungkan tangannya ke arahku. "Maafkan aku Laras, aku menyesal, huhuhu...." Bang Ridho menangis tergugu membuatku semakin muak. Sandiwara apa ini? "Hancurkan janda itu!"
108.2K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
AKU BUKAN WANITA PENGHIBUR

AKU BUKAN WANITA PENGHIBUR

"Maafkan, saya. Tapi putri Bapak sudah tak bisa diselamatkan." Degh! Aku terdiam, seketika suasana menjadi riuh dengan tangisan. Aku menoleh ke arah Lita, ia juga menangis. Bersambung.
6.2K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

Kapan Bima melihatku menangis? "Bima janji nggak akan nakal lagi, tapi Mami janji jangan nangis." "Mami nggak nangis, kok, Sayang. Mungkin Bima salah lihat. Mami kelilipan debu, makanya mata Mami merah." Bocah yang masih memakai piyama itu menggeleng, "Mami nangis waktu sholat malam-malam, kan?"
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 352 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
SURGA SEMALAM BERSAMA TUAN IVANDER

SURGA SEMALAM BERSAMA TUAN IVANDER

gumam Nyonya Anindita seraya menyeka air mata dengan ujung selendangnya, wajahnya tersenyum harus Syafana yang duduk di sebelahnya juga semakin terharu. Dia sudah menghabiskan banyak tisu, bahunya bergetar setiap kali melihat momen indah di mimbar. “Aduh, ini sungguh hari yang luar biasa,” bisiknya, suaranya tersedak karena tangisan. “Aku tidak bisa berhenti menangis.”
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 596 Times as lirik bumipun turut menangis
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status