Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Pasal dan Perasaan

Antara Pasal dan Perasaan

“Aku tahu. Kita harus lebih hati-hati sekarang. Dan kita harus menemukan siapa yang bisa kita percayai.” Beberapa menit kemudian, mereka sampai di sebuah gedung tua yang terletak di pinggiran kota. Tidak ada tanda-tanda kehidupan di sekitarnya, hanya keheningan yang menyesakkan. Gedung itu tampak sudah lama tidak digunakan, dan gerbang besarnya terkunci rapat. Tapi di balik pintu besi yang berkarat itu, mereka tahu ada jawaban yang menunggu untuk ditemukan.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

Langkahnya terasa pelan tapi kakiku seolah tergerak dengan sendirinya, sebab saat aku hendak menolak, ia tetap melangkah secara perlahan. Tanpa terasa sampailah aku di sebuah gedung tua yang terbengkalai, seperti bekas pabrik yang telah terbakar. Aku terus mengikuti langkah pemuda yang seolah menunjukkan jalan padaku. Langkahku terhenti saat mendengar desahan laki-laki dan perempuan yang sedang bercinta.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Babysitter Kesayangan Mafia

Babysitter Kesayangan Mafia

Lucas memegang kepalanya yang mulai berdenyut, matanya terpejam sejenak menahan rasa pusing yang datang tiba-tiba. "Lebih baik aku cari sendiri apa yang dimaksud Pak Tua itu." Di tempat lain, jauh dari keramaian kota—tersembunyi di balik rimbunnya pepohonan hutan yang lebat, berdiri sebuah gedung tua yang tampak seperti telah lama dilupakan oleh waktu.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Dendam Wanita Simpanan

Dendam Wanita Simpanan

serunya. Tanpa menunggu responku, Je kembali menyetel lagu selanjutnya. Lagi, hanya melalui instrumen musik pun aku tahu bahwa lagu itu merupakan lagu yang sudah cukup tua. Bahkan, mungkin melampaui usia Je saat ini. 'I can see the pain living in your eyes And I know how hard you try ....' "Kamu suka lagu-lagu lama?" tanyaku menebak-nebak.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Di malam yang dingin aku menyebut namamu🎵🎶🎵 Pinggangmu goyang seperti ombak nakal🎶🎵🎶 Kupandangi tubuhmu🎶🎵 Tanganku gatal, tapi laut lebih kejam🎵🎶 Kau begitu hangat dalam mimpi, namun terasa dingin saat nyata. Gadis pasang surut yang tak bisa kurengkuh🎶🎵 Suara nyanyian pria tua mengalun pelan. Liriknya menceritakan tentang seorang gadis yang dipuja, tapi cantiknya hanya bisa dipandang, tak pernah bisa ia miliki.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Ia menatap huruf-huruf itu lama, seperti sedang membaca ulang bab yang seharusnya sudah ia tutup. “Lucu ya,” gumamnya lirih. “Bahkan gedung ini pun lebih kuat mengingatku daripada manusia.” Suara langkah lain terdengar pelan dari belakang. Seorang pria tua dengan tongkat logam mendekat perlahan. Wajahnya samar tertutup bayangan lampu, tapi Nara mengenali suara seraknya. “Nara?” “Tuan Elrik…”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Pendekar Dari Lembah Hitam

Pendekar Dari Lembah Hitam

sahut Saga. "Aku tau itu, tapi yang tulus dan tidak serakah sepertimu di antara mereka tidak ada. Jadi ambillah, satu lagi jangan lupa dengan teka-teki perkataan ku itu akan sangat berguna untukmu," ucap suara pria tua yang langsung menghilang. "Tunggu sebentar apa tadi yang dikatakan pak tua itu," Saga mencoba kembali mengingatnya. "Tanah dan pohon masih saling terikat, menyatu menjadi satu kekuatan sempurna tanpa batas. Sepertinya itu yang dikatakannya, tapi apa maksudnya," ucap Saga berpikir keras.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Lagu Duka di Musim Dingin

Lagu Duka di Musim Dingin

Yang lebih sulit dipercaya adalah, luka-luka mengerikan itu disebabkan oleh suaminya yang tercinta. "Aku sudah jauh lebih baik, terima kasih." Nadine tersenyum dan meninjau kembali naskah yang sudah dihafalnya. "Aku nggak akan mengecewakanmu malam ini." Malam ini adalah pertunjukan perdana Rombongan Opera White Swan.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Pengganti Hati Sang Mafia

Pengganti Hati Sang Mafia

Leon tersenyum tipis—senyum yang lebih berbahaya daripada kemarahan. “Aku membawamu sebagai pesan.” Pertemuan itu berlangsung di gedung tua bekas opera yang kini tinggal kerangka megah penuh luka. Lampu gantung kristal pecah menggantung seperti tulang rusuk transparan di langit-langit. Di tengah aula berdiri pria tua dengan setelan abu-abu mahal, tongkat perak di tangannya. Tatapannya tajam, penuh kebencian terkontrol. Ayah Sofia.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Sebuah lagu lawas terasa ramah di telinganya. Seandainya kau tau ku tak ingin kau pergi Meninggalkanku sendiri bersama bayanganku Seandainya kau tau aku kan selalu cinta Jangan kau lupakan kenangan kita selama ini *** “Pulang juga lo akhirnya, kirain lo bakalan nginep,” kata Claudia saat Tania membuka pintu apartemen. Tania hanya tersenyum sambil lewat lalu masuk ke kamar.
10170.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai lirik lagu gedung tua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status