Sayang, Izinkan Aku Selingkuh
bisiknya, nyaris tak percaya.
Penyanyi favoritnya, seseorang yang lagu-lagunya selalu menemani hari-hari Clara, kini berdiri di depan matanya, menyanyikan lagu kesukaannya. Suaranya yang khas bergema di udara, mengisi setiap sudut restoran dengan melodi yang indah.
Clara menatap Erick dengan mata berkaca-kaca. “Kamu… bagaimana bisa?”
Erick tersenyum hangat. “Aku hanya ingin melihatmu bahagia. Semoga penyanyi favoritmu itu bisa menghibur sedikit kegalauan hatimu.”