PERJALANAN PANJANG MERELAKANMU
"Saya berteriak, saya hanya berpikir turun menggapai Bhama secepat mungkin, akal saya juga sempat hilang saat itu."
Pak Jamal melihat ada banyak luka goresan di lengan dan wajah Pak Lis. "Pak Lis turun lewat mana?" tanya Pak Jamal heran.
Pak Lis membuang napasnya lagi, "Dari sisi kanan, sisi yang paling dekat dengan saya waktu itu."
"Ya Alloh, Pak. Di sisi itu curam sekali!" Pak Jamal terkejut.
Pak Lis menggeleng lemah, "Kalau memutar ke jalan yang biasa di lewati, kelamaan, Pak. Saya panik, saya ...."
인기 회차