Air Mata si Kupu-Kupu Malam
"Hai, kenapa malah diam dan liatin aku kayak gitu?"
Lucky pun langsung tersadar. Dia langsung mengubah ekspresinya netral. "Oh nggak, maaf, aku tadi kepikiran sesuatu, masa lalu." Lucky menunduk menatap piringnya yang isinya sudah tandas. Pria itu lalu meneguk air putih dalam gelas kaca.
"Oh, maaf, ya, gara-gara aku nanya-nanya, kamu jadi sedih lagi teringat masa lalu kamu." Laura menepuk-nepuk pundak Lucky pelan, minta maaf, dia sungguh merasa tidak nyaman.