Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Kau Khianati

Istri yang Kau Khianati

Kenapa harus marah? "Apa Mas Rendi menyembunyikan sesuatu?" gumam Frani sembari melihat langit-langit kamarnya. Berulangkali dia berpikir, tidak ada jawaban yang dia dapatkan. Akhirnya, wanita itu mengakhiri pikiran buruknya dengan menyeduh susu hangat. Konon katanya susu adalah salah satu minuman yang bisa membuat otak kembali jernih. °°°
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 555 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
BALADA SANG MANDARA

BALADA SANG MANDARA

Pelangi-pelangi semu muncul di permukaan air, hasil dari sinar matahari yang dipantulkan oleh tetesan air terjun. "Bagaimana pelantikanmu kemarin, Muridku?" suara gurunya membela bisingnya air terjun. Tirza membalik dan membungkuk pada lelaki bermata ungu terang itu. "Baik, guru. Hanya saja murid mendapat sedikit masalah." "Ada apa?" Guru Amba bertanya dengan wibawanya yang lembut.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

Dia menyentak kedua bahu Dasya dengan kasar, membuat gadis itu hampir saja terhuyung ke belakang andai saja tidak cepat-cepat berpegangan pada kursi di sampingnya. “Harus kembali kau ingat, Dasya. Kita ini hanya sepasang orang asing yang dipaksa untuk bersatu dalam ikatan yang halal. Hubungan ini, adalah hubungan pembawa sial. Aku tidak sudi menganggapmu istriku. Kau dengar itu?!” Pria itu membuang napas kasar. Mengisi paru-parunya dengan udara yang begitu banyak. Dia menghirup begitu dalam. “Kita hanya sepasang suami istri di atas keras. Camkan itu! Jadi, jangan berharap lebih pada hubungan ini.”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Dia beralih merangkul pundak Azwa dan menghadap depan ke arah penonton. 🎶 “Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a'yun waj'alna… lil muttaqiina… Imaamaa… Imaamaa… Imaamaa….” 🎶 “Bidadari surgaku….” (Bidadari Surga - Ustadz Jefri Al Buchori) Di akhir lagu, Aufal kembali mencium kening istrinya untuk mengungkap rasa cintanya yang membuncah. Dia mempertahankan posisi itu hingga suara musik berhenti.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Dewa Pedang Tanpa Tanding

Kembalinya Sang Dewa Pedang Tanpa Tanding

ucap tenang Maha Guru tidak terprovokasi. "Melihat ketenanganmu, dan tutur katamu yang mirip dengan Kaisar Pencerahan. Kamu pasti punya maksud tertentu bukan?" tanya Luo Xiang. "Senior memang tidak ingin berbasa basi dulu ya?" Luo Xiang tidak menjawab, namun tiba tiba Maha Guru membentuk segel formasi yang begitu rumit dihadapan Luo Xiang. "Memang pantas menjadi murid Kaisar Pencerahan," ucap dalam hati Luo Xiang terus melihat aksi yang diperlihatkan Maha Guru.
9.9239.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Aku tidak pengertian. Kalau dulu, aku pasti akan segera meminta maaf dengan rendah hati. Namun sekarang, saat menatap perutku yang sudah membesar, aku tidak ingin lagi menjadi orang yang selalu harus mengalah dan mengerti. Melihatku mengabaikannya dan terus berjalan ke depan, Dion langsung naik pitam. "Sebenarnya apa sih maumu?" "Studio foto." Mendengar jawabanku, Dion terdiam sesaat.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Nagara berdiri di sampingnya, menatap cahaya yang kini tinggal di langit. Ia berbisik pelan: “Guru teu indit. Guru geus jadi cahaya anu ngadengekeun dunya nyanyi.” (Guru tak pergi. Guru telah menjadi cahaya yang mendengarkan dunia bernyanyi.) Dan malam itu, langit Pajajaran Sukma Niskala bersinar layung sempurna. Di antara bintang-bintang, tampak satu cahaya yang berdenyut pelan, seperti jantung yang tak pernah berhenti.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Ia merasa ada sesuatu yang lebih dalam dari sekadar fisik dalam setiap kata yang diucapkan oleh sang guru. "Guru," tanya Mukhayyam dengan hati-hati, "mengapa aku merasakan adanya kegelapan yang semakin dekat? Mengapa kejahatan itu semakin mendekat, dan aku merasa tidak cukup kuat untuk menghadapinya?"
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
ASFHA ZIARA

ASFHA ZIARA

Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia Harusnya kau tahu bahwa Cintaku lebih darinya Harusnya yang kau pilih bukan dia Ho-wo-oh Guru ganteng itu mencoba menghentikan para siswi yang sedang bernyanyi namun hasilnya nihil, mereka malah menarikkan suaranya apalagi Asfha sangat bar-bar sampai memakai sapu dijadikan sebagai gitar. Harusnya aku yang di sana Dampingimu dan bukan dia Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia Harusnya kau tahu bahwa
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Berjalan dengan sedikit mendongakkan kepala, Zahir maju ke depan kelas dengan rasa percaya diri yang sangat tinggi. “Selamat pagi semua, namaku, Zahir … terima kasih,” ucap Zahir. “Sudah, begitu saja? Tidak ada yang ingin di sampaikan lagi?” tanya Bu guru. “Tidak ada, hanya itu saja, Bu,” jawab Zahir, berdiri sambil memasukkan kedua tangan ke dalam saku celananya. “Yah sudah, terima kasih, Zahir … silahkan kembali ke tempat dudukmu.”
108.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lirik maha guru az zahir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status