Suara Aneh dari Kamar Mas Duda
Ia membalikkan badannya membelakangi Tari, lalu berpura-pura sibuk merapikan jajaran gantungan kunci tas di atas meja kasir dengan gerakan menyentak, meluapkan rasa malunya yang sudah menembus batas maksimal.
"Iya, iya, sorry, Nay. Janji deh gak bakal teriak lagi," bujuk Tari, menyenggol pelan lengan Nayra dengan sikunya.
"Kan aku cuma mau memastikan saja. Aku kira tadi leher kamu kenapa-kenapa. Lagian, aku kan harus tahu itu di leher beneran bekas cupang hasil karya Mas Duda, apa cuma bekas kerokan gara-gara kamu masuk angin di gunung, hahaha!"
Hot Chapters