Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berjuang Napas Kembali

Berjuang Napas Kembali

Yudi tertegun beberapa detik, "Sella, kamu tidak ingat kami? Apa kamu masih menyalahkanku? Aku benaran mengalami amnesia beberapa tahun ini. Tapi, sekarang aku sudah pulih dan kembali. Aku mencintaimu, pulanglah bersamaku, oke?" Yudi mengatakannya dengan tulus, seolah-olah ingin mengeluarkan hatinya padaku. Akan tetapi, aku masih berkedip acuh tak acuh, "Siapa kamu?"
5.8K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Bagi Valeri, kata-kata itu masih terekam di memorinya sampai sekarang--dan detik itu juga Valeri berdiri dengan semangat yang baru. Riuh penonton bergemuruh, Semua mata tak percaya melihat Valeri yang baru saja terhempas bangkit kembali dengan sorot mata menyala, seolah ada api yang menyala di dalam dirinya. Kata-kata lelaki pemberani di masa lalu itu menggema jelas di kepalanya: "JANGAN PERNAH MENYERAH! KAU TERLAHIR SEBAGAI PEMENANG!"
10929 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
Duke Kejam itu Suamiku

Duke Kejam itu Suamiku

“Darah di atas salju, baja beradu baja... Serigala melolong saat musuh binasa... Janganlah ragu, janganlah kau buta... Takhta ini milikmu, di atas bangkai mereka...” “Alaric! Demi para leluhur, apa yang kau lakukan?” Aurelia muncul di ambang pintu, menatap suaminya dengan ekspresi antara ngeri dan ingin tertawa. “Aku menyanyi, Aurel. Ini lagu 'Nyanyian Lembah Hitam'. Sangat efektif untuk membakar semangat pasukan,” Alaric membela diri, meskipun Laurent kini menangis semakin histeris, seolah ketakutan mendengar lirik tentang bangkai musuh.
8.812.3K viewsCompletedAdded to Library 345 Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Mereka cuma berdiri, ngeliatin Bara. --- Liora maju satu langkah. “Itu bukan roh. Itu pantulan jiwa dari orang-orang yang dulu... lupa caranya hidup.” Bara ngangguk pelan. “Mereka bukan musuh. Mereka… kebangkitan.” “Revolusi?” Gerry nyeletuk, nada suaranya setengah takut setengah kagum. “Ya,” Bara jawab. “Revolusi yang nggak minta darah, tapi minta diingat.”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 26 Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

The Huntress Trilogy #1 Daughters of Lucifer

They have beaten my older brother They have torn away my sister I'm afraid I want revenge Is there no other way Let's hold our hands tightly together And think as one forever You and I can make a Change for a better world. No more war The children of Kosovo Are crying for a helping hand The children of Kosovo Are dreaming of a peaceful land. Roth dan Coque terpaku dengan wajah tertunduk. Lantunan lagu yang Nina dengungkan dengan iringan biola milik Georen begitu menyayat. "Nina, hentikan," pinta Coque ??. Gesekan biola terhenti dan Nina mengatur emosinya yang mengelegak.
9.733.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
Rebirth: Pembalasan Permaisuri Terbuang

Rebirth: Pembalasan Permaisuri Terbuang

Seraphina menarik sudut bibirnya tipis, sebuah senyuman penuh determinasi yang megah. "Tapi, kita juga akan dianggap pahlawan jika berhasil mengembalikan takhta kepada pemilik sebenarnya!" Noah menegakkan punggungnya, seulas senyum sinis yang jarang terlihat kini terukir di wajah tegasnya. "Sejarah selalu ditulis oleh sang pemenang, Sera. Biarkan jalang di istana itu menyebut kita pemberontak untuk saat ini.
1018.8K viewsOngoingAdded to Library 488 Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Saat kau melesat di langit Kau adalah kembang api Ayolah, ledakkan warna-warnimu Buat mereka pergi "oh, oh, oh!" Kan kau biarkan mereka terjatuh) Lirik lagu itu ternyata menyisipkan pesan Riang agar Khair selalu bersemangat menjalani kehidupan. Pemuda itu bahkan baru ‘ngeh’ sekarang.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as lirik rebellion rose
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Hai, saya ucapkan terima kasih kepada siapa saja yang sudah berkenan mampir ke laman ini. semoga berkenan membaca dan mereview cerita Khair dan Khaira. Jika suka, semoga berkenan untuk vote dan merekomendasikan cerita ini kepada yang lainnya. sekali lagi, terima kasih ...
Gideon Budiyanto
Romance religi yang dituliskan dengan sangat apik. Pesannya juga dalem banget. Mantap. Kisah Khair dan Khaira mampu untuk menjadi sebuah novel religi yang sangat berkualitas. Maju terusss. Udah di masukin ke daftar pustaka biar bisa selalu ngikutin kisahnya...
Read All Reviews
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Retakan menyala merah dari ujung ke ujung. “Apa yang terjadi?!” teriak Liora. Reva tersenyum miring. “Jika kalian menolak pengkhianatan... maka semua yang telah kalian capai akan dibatalkan. Setiap pengorbanan... akan sia-sia.”
101.6K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
Brubuh Krendobumi - Pendekar Kembara Semesta Seri 3

Brubuh Krendobumi - Pendekar Kembara Semesta Seri 3

Ia merasakan energi dari setiap jiwa yang berjanji setia, kekuatan yang mengalir ke dalam dirinya, bukan hanya dari mantra atau ajian, melainkan dari kepercayaan murni. Ia mengangkat tangannya, meminta mereka bangkit. "Maka dengarkanlah!" Suaranya kembali menggelegar. "Mulai saat ini, aku, Suro Joyo, menerima tanggung jawab ini. Aku akan menjadi panglima tertinggi kalian! Besok pagi, kita akan melancarkan serangan pertama kita. Target kita adalah Wanabisala. Ini bukan hanya perang, ini adalah janji kepada rakyat Krendobumi, janji bahwa tirani akan berakhir!"
1.6K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
Kembalinya sang Prajurit Terbaik

Kembalinya sang Prajurit Terbaik

“TURUNKAN HARGA BBM, TOLAK TENAGA KERJA ASING DAN NAIKAN UPAH KERJA PRIBUMI!” Demikian orasi yang menyeruakan hati rakyat. Sambutan antusias dari massa yang berkerumun di depan gerbang menggetarkan tanah pertiwi Darlan. “Masing-masing komandan peleton, teruskan ke jajarannya, tetap kendalikan diri!” perintah Barra melalui radio genggamnya. “Siap!” “Siap!”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as lirik rebellion rose
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status