Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Anjing!” Hutan Pada Suka terbasuh senja kemerahan bagai beludru. Keheningan yang muram telah menggantikan suara-suara dalam aneka nada tinggi di siang hari. Tiada nyanyian serangga, angin mati, bahkan burung hantu enggan keluar sarang. Mardian berdiri di tepi hutan lebat menantang langit. Kedua tangannya terkepal erat, seluruh tubuhnya bergetar hebat. Matanya berkobar. “Wahai langit tempat Yang Kuasa berpijak, dengarlah: hari ini aku berhenti memohon, aku tak sudi lagi meratap untuk sedikit belas kasihnya. Katakan padanya: jika dia ingin membakarku di neraka, aku menerimanya dengan sepenuh hati!”
105.2K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
Antara Fajar dan Senja

Antara Fajar dan Senja

Di tengah perjalanan, Aldi menyetel dan menyanyikan lagu galau. Haruskah kumati karenamu? Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu Haruskah kurelakan hidupku Hanya demi cinta yang mungkin bisa mambunuhku Hentikan denyut nadi jantungku Tanpa kau tahu betapa suci hatiku untuk memilikimu “Cieeeeeee yang galau gara-gara ditolak Sri.” Dian menggoda Aldi. Ia hanya diam seribu bahasa. Dian kemudian berkata lagi.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
MR. D

MR. D

Sumilir Angin wengi kang tumetes Annambaih kangen ku sangsoyo gedi Titipan Rindu Iki sangsoyo akeh Amung biso dedungo angenku nggo kowe Slirahmu siji Tresnoku Yo mung siji Tak simpen lan tak jogo tekaning pati Panyuwunku kanggo Riko njogo tresno nisun Sayang... Aku tulus Tresno slirahmu... Huuu
105.8K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

Aarav tersenyum senang. "Makasih Ma!" Di saat senang menghadapi pesta, tiba-tiba saja kepala Vira menjadi pusing. Badannya yang tadi baik-baik saja kini menjadi lemas tak berdaya. Sehingga tanpa sadar, dia mulai terjatuh dan pingsan. *** Angga sedang mengobrol bersama teman-temannya di pojokan sambil bercanda dan sesekali meminum segelas air. Di sela-sela obrolan, Angga mengalihkan pandangannya.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

"Gak popo, Lif. Lain kali ketemu lagi." "Nggih.." *** Neng Lia Secercah impian kian mengena. Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai
102.0K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
Dalam cengkraman tuan Dominic

Dalam cengkraman tuan Dominic

Dalam Senja yang temaram Kutaburkan abu orang yang aku cintai Jangan kau tanya bagaimana rasanya Seolah-olah dunia berputar dalam kehampaan Kini baru aku sadari setelah terpisah kematian Tidak ada tempat untuk kita saling bertemu kembali di sini Sheena. Begitu abu terakhir telah di taburkan dan terlepas dari tangannya, gadis tersebut baru ingat ini bagian akhir dari pertemuan dalam kehampaan, Sheena berusaha tegar sambil menahan tangisnya dimana dia menatap ujung laut yang tidak pernah terlihat. "Beristirahatlah dengan tenang, bu," Batin nya.
9.78.0K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
Bayangan di Balik Senja

Bayangan di Balik Senja

Bab 4: Terjemahan Ukiran Anisa dan timnya berjalan kembali ke desa dengan hati-hati, membawa kitab kuno yang mereka temukan di gua. Matahari telah tenggelam sepenuhnya, dan hanya cahaya bulan serta obor yang menerangi jalan mereka. Meskipun lelah, mereka merasa semangat karena telah menemukan petunjuk penting dalam pencarian mereka.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal

Tubuh Hendra bergetar, dia perlahan mengulurkan tangannya, seolah ingin menyentuh Melisa, tapi terhenti dan tiba-tiba meraung, bergegas keluar dari kerumunan. Dalam perjalanan pulang, aku melihat Melisa jadi diam. Aku khawatir kejadian di rumah sakit itu mungkin akan pengaruhi suasana hatinya, jadi aku berkata dengan hati-hati, “Melisa, kamu bisa beri tahu ibu apa yang sedang kamu pikirkan.” Melisa memiringkan kepalanya dan berbicara perlahan, “Ibu, dari tadi aku terus pikir, namamu begitu indah.”
19.1K viewsCompletedAdded to Library 572 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
Hilang Selamanya Dari Hatiku

Hilang Selamanya Dari Hatiku

“Tapi, karena kamu sudah datang, lihat saja. Setiap lukisan di sini adalah tekadku untuk berpisah darimu.” … [Pembakaran Asmara] adalah lukisanku setelah sebulan menikah. [Burung Terperangkap] adalah lukisanku saat keguguran setengah tahun kemudian. [Perasaan Baru] adalah rangkaian bunga mawar liar, memenuhi dinding sepanjang sepuluh meter. Setiap lukisan mewakili seorang gadis. Tatapan Dennis menyapu setiap sudut, sementara tangannya yang mencengkeramku semakin erat, seolah takut aku melarikan diri.
6.1K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
Bukan Teman Tapi Sekamar?

Bukan Teman Tapi Sekamar?

Ia berusaha untuk mengenyahkan rasa sakit yang terasa pada perpotongan tangannya. “Seseorang menjebakku lagi,” lirih Senja. Nada bicaranya benar-benar sangat pelan. Bahkan hampir tersapu angin. Sekarang masih pukul setengah dua pagi, deburan ombak bisa terdengar karena keheningan. Lirihan itu awalnya membuat Amanda tidak mengerti. Dijebak, apa maksud Senja? “Obat perangsang,” jelas Senja masih dengan nada kecil yang sama seperti sebelumnya. Amanda mendelik, obat laknat itu?!
1022.2K viewsCompletedAdded to Library 864 Times as lirik senja diambang pilu
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status