Cintaku Terhalang Status
Kerangka rumah sudah lengkap dengan tembok kokoh yang sudah diplester, bahkan genteng berwarna biru sudah terpasang di atasnya.
Kayaknya tinggal pasang pintu, jendela, juga finishing touch.
Mas Vincent mendahului masuk, lalu kami mulai melihat-lihat ruangan dalam rumah yang dirancang dengan banyak jendela itu.
"Rumah siapa ini, Mas?"
Mas Vincent tersenyum lebar. "Akhirnya kamu nanya juga, aku sudah nunggu dari tadi lho," ujarnya.
"Hehe, sorry, nggak peka. Memang rumah siapa ini? Temanmu?" tanyaku lagi.
Bab Populer