Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Lugu Tawanan sang Mafia

Gadis Lugu Tawanan sang Mafia

Duduk bersama di depan dapur, Lily dan Liza tak sabar menantikan gurami bumbu asam manis buatan Bibi Sartika. Di samping itu, Liza menoleh pada Lily dengan tangan kanannya yang menopang kepala. Dia menatapnya dengan pikiran yang bertanya-tanya. “Hei.” “Padahal kamu suka makan, kok gak gendut-gendut, sih?” tanya Liza yang sebenarnya iri. Berat badan gadis itu memang mudah naik.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as liza bakery
Read
+Library
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

jawab si wanita itu dengan ketus. "Jangan begitu Liza, rumah makan ini punya suamimu kan? Kalau aku digratiskan makan, nanti suami kamu tidak bisa memberikan apa yang kamu mau," ceplos Lego. Wanita yang bernama Liza itu, seketika matanya langsung melebar, dia buru-buru menghitung makanan yang dipesan Lego tadi. "250 ribu," ucap Liza. Lego mengambil dompet dari saku celananya, lalu dikeluarkan sebuah kartu yang berwarna hitam. Mata Liza melebar saat melihat kartu itu.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as liza bakery
Read
+Library
Rebirth: Pembalasan Permaisuri Terbuang

Rebirth: Pembalasan Permaisuri Terbuang

bisik Liza. Ia mengangkat tangannya yang mungil, mencoba menyentuh lengan zirah Killian dengan gerakan yang sengaja dibuat menggoda. Jemarinya merayap perlahan seolah-olah ia adalah seorang wanita dewasa yang tengah menawarkan kenyamanan. Liza berjinjit, mendekatkan wajahnya ke arah telinga Killian hingga napasnya yang hangat terasa di kulit sang Duke.
1018.4K viewsOngoingAdded to Library 607 Times as liza bakery
Read
+Library
100 Hari Bersamamu

100 Hari Bersamamu

Liza juga tersedak mie yang sedang ia kunyah, ia langsung kelabakan dan berusaha mengeluarkan mie yang tersangkut di tenggorokannya. "Na, kamu gak bohong kan?!" "Kenapa aku harus bohong, Liza aku gak izinin ya kamu deket-deket sama buaya darat ini." "Aku juga gak sudi kali Na kalau tau dari awal," Liza mentap jijik ke arah ponselnya, tubuhnya semakin bergidik saat mengingat kata-kata manis yang ia dan Bastian saling lontarkan kemarin saat pendekatan.
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 586 Times as liza bakery
Read
+Library
KISSING MY EX-HUSBAND

KISSING MY EX-HUSBAND

protes Verena, dia memang ada saja protesnya. Skye tersenyum, mengambil puding tersebut, mencubit kecil dan memberi pada Lizzie. Biasanya Lizzie makan sendiri, dan bayi itu sangat suka makan, terutama makan sayur dan buah-buahan. "Aku ingin pergi ke toko roti. Apakah ada yang mau ikut?" tanya Skye pada saudaranya yang lain, walau yang dia maksudkan adalah Verena, dengan Verena bisa menjaga Lizzie, Skye akan memanggang roti. Sudah beberapa bulan toko miliknya tutup, dan akan dia mulai lagi dari awal.
9.836.8K viewsCompletedAdded to Library 736 Times as liza bakery
Read
+Library
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Dia terpaksa menyimpan rasa penasaran dan kekesalannya sendiri, tanpa dapat mengetahui apa yang sebenarnya sedang dibicarakan oleh Dita dan Dika. *** Di antara rak-rak yang dipenuhi barang-barang di supermarket, Liza duduk di meja kerjanya dengan pandangan yang penuh kebencian. Di dalam benaknya, dia merencanakan cara-cara licik untuk mencemarkan nama baik Dita, membuat hidupnya penuh penderitaan, dan pada akhirnya, mencoba menjatuhkannya dari posisinya di supermarket ini.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as liza bakery
Read
+Library
LALI

LALI

Waktu itu pembuatan Ledre menggunakan Gaplek yang sudah di keringkan lalu di campur dengan beras, namun tetap menggunakan pisang raja sebagai bahan utamanya. “Nduk, ambilkan wajannya.” Asih segera bangkit. Mengambil wajan baja yang tebal sebagai alat pembuatan Ledre. Tak lupa, ia sekalian menenteng arang dalam keresek berwarna hitam. Asih mendekati emaknya yang menyiapkan bahan sebagai adonan. Di depan emaknya ada da tepung beras, tepung pati atau yang biasa disebut dengan tepung tapioka, gula merah, santan, dan suwiran pisang raja. Sembari mengaduk adonan, wajan baja yang berada di atas tungku yang di bawahnya ada bara api dari arang kini sudah mengeluarkan asap panas, pertanda wajan baja i
106.0K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as liza bakery
Read
+Library
Pembalasan Dendam Nona Dingin

Pembalasan Dendam Nona Dingin

Toko roti ini bukan hanya usaha barunya, tetapi juga simbol perjuangan dan pengorbanan Black D. Saat malam tiba, segala sesuatu akhirnya tampak siap. Ziva melihat sekeliling ruangan dengan perasaan puas. Toko roti yang dulunya hanya impian kini menjadi kenyataan. Ia kemudian memasang papan nama di depan toko dengan hati-hati. Ketika papan nama "D' CAKE" dinyalakan, sinar lampu menghiasi malam dengan indah.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as liza bakery
Read
+Library
Perbaiki Hidup Mama!

Perbaiki Hidup Mama!

“Mau bagaimana pun aku harus menghentikan itu. Pokoknya jangan sampai terjadi.” “Hmm? Kenapa, Za?” Tanya salah satu temannyaa. Liza tak sadar kalau emosinya meluap hingga bicara tanpa kontrol, padahal seharusnya dia bicara dalam hati saja. Liza sedang belajar bersama dengan teman-teman barunya di kelompok baru. Sepertinya itu adalah kelompok ke empat dengan gabungan orang-orang paling absurd dan aneh. Ada yang ke sekolah hanya bermain gitar, bermain game, jarang masuk, ada yang semangat belajar, juga ada yang otaknya penuh cinta.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as liza bakery
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status