Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tukang Servis Spesialis

Tukang Servis Spesialis

ucap Gita dengan nada lesu. "Yaudah, aku anter pulang ke kosan gimana?," tawar Dayat. Gita terdiam sejenak, lalu menatap Dayat dengan tatapan memohon. "Yaudah Mas... tapi Mas mampir bentar ya? Temenin aku dulu sebentar aja," ucap Gita. Ia sepertinya belum siap untuk sendirian setelah kejadian yang menguras emosinya tadi.
1069.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah Arjuna

Terjerat Gairah Arjuna

Bukannya mengetik, tetapi si adam menegakkan badan dan mengambil gambar ruang estetis tempatnya bekerja paruh waktu Juna: Send picture Masih di sini | Sepi sekali | Arin: | Coba nyanyi yang kencang Juna: Dikira orang nggak waras | Arin: | Emang bener, kan? :) Juna: -_- | Nggak mau nginep lagi? | Arin: | Bye Juna tertawa membaca tiga alfabet itu. Cukup ampuh juga berkirim balon percakapan untuk mengusir kesepian. Dan hal itu berlanjut hingga lonceng di pintu kaca menginterupsi.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Cindy mengangkat alisnya, reaksiku di luar dugaannya. “Mutia, jangan bicara gegabah seperti itu,” katanya dengan santai. “Aku hanya bilang lagi nggak nafsu makan hari ini, makanya Brian datang menemaniku seharian. Tapi jangan salah paham, kami hanya teman.”
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Lelahnya hari seolah sedikit terhapus oleh kata-kata singkat itu. Ia mengetik balasan pelan. Doni: “Boleh. Tapi aku datang bukan buat makan, Nad. Aku cuma nggak mau kamu sendirian.” Setelah itu, ia menutup laptop, menatap ke langit-langit kamar, lalu bergumam lirih, “Entah kenapa, tiap aku berusaha maju, hidup malah narik aku balik ke titik yang sama.”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
GARIS PATAH LOGIKA

GARIS PATAH LOGIKA

"1 Januari 2019," "Tahun baru. Angin barat daya bertiup kencang hari ini. Lautan bernyanyi dengan nada yang dalam. Aku merasa Danu begitu dekat. Aku pikir aku sudah siap untuk menemuinya. Aku hanya punya satu harapan terakhir untuk tempat ini, untuk sanggar ini. Ini adalah sebuah rahim, sebuah tempat perlindungan. Ia telah melindungiku, dan ia telah membantuku melahirkan kembali diriku. Aku berharap suatu hari nanti, dinding-dinding ini akan kembali mendengar suara kuas di atas kanvas. Aku berharap jiwa-jiwa lain yang tersesat, yang merasa seperti badai di dalam cangkir teh, bisa menemukan tempat ini dan mendengar musik mereka sendiri di dalam gemuruh ombak."
817 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

Pria itu tersenyum manis. "Kayaknya juga," jawab Zola jujur. Ia tersipu malu. Pipinya merona, memerah seperti kepiting rebus. "Doakan saja kerjaanku cepat kelar biar cepat balik. Oh ya, untuk mengurangi rasa sepi kamu bisa fokus dengan karya-karyamu. Bukannya kamu ada keinginan untuk membuat pameran tunggal?" Zola mengangguk, matanya berkabut dan hatinya sedih.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Tapi?” “Menuntunnya... supaya tidak jadi monster.” Ia menatap langit yang berdenyut pelan, lalu menambahkan, “Dan kalau suatu hari dunia memanggil lagi, kita tahu… dia bukan marah. Dia cuma kesepian.” --- Dari kejauhan, suara lembut terdengar di antara angin pagi. “Manusia… giliran kalian bernyanyi.”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

--- Keesokan harinya, mereka menulis rancangan di papan tulis putih bekas milik Raydan: Nama: Rumah Sunyi Konsep: ruang terbuka untuk siapa saja yang ingin menulis, mencipta, berbagi, dan beristirahat dari ambisi. Tanpa jadwal. Tanpa target. Tanpa slogan motivasi palsu. Cukup datang. Cukup diam. Cukup jadi diri sendiri. Nara menambahkan satu catatan kecil: > “Yang ingin menangis, boleh.”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Namun juga menyentuh. Lalu… lantunan itu kembali. Namun kali ini… berbeda. Lebih dekat. Lebih dalam. Dan untuk pertama kalinya… mereka merasakan arti di dalamnya. Bukan kata. Namun rasa yang sangat kuat. Kesepian. Menunggu. Dan sesuatu yang tertahan sangat lama. Pelangi menahan air matanya. “Aku ngerasa… dia sendirian,” bisiknya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Riuh Salju

Cinta Dalam Riuh Salju

“Ia selalu bilang, cinta adalah seni yang tidak bisa dijelaskan. Hanya bisa dirasakan.” Amara berjalan menyusuri lukisan-lukisan yang abstrak dan kadang aneh. Tapi di tengah galeri, ada satu lukisan yang membuatnya berhenti. Sebuah gambar hitam-putih dari dua sosok berdiri berdampingan. Bukan wajah yang terlihat, hanya siluet. Tapi ada kehangatan dalam garis-garisnya. “Dia menggambarkanku dan kamu,” kata Leo, mendekat. “Beberapa minggu lalu, sebelum segalanya rumit.”
978 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lonely day artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status