Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LORO

LORO

Akal sehatnya mulai berperang dengan kesimpulan teraneh yang ia pikirkan. "Kau... yang berbicara padaku?" "Uhm. Aku lumba-lumba yang menolongmu." Akal sehat Zahra tertampar jawaban hewan mamalia laut berwarna abu-abu cerah tidak berbentuk wujud manusia jadi-jadian apalagi robot buatan. Lumba-lumba baik hati membawa Zahra ke pesisir pantai. Lembayung pohon kelapa mulai melambai mengajak mereka mendekat. Namun sayang, lumba-lumba itu bukan siluman hewan yang mampu berubah wujud demi menemani perjalanan Zahra.
104.0K viewsOn holdAdded to Library 83 Times as lora aura
Read
+Library
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Ia mengunci posisiku di antara dirinya dan kaca jendela apartemen. "Kamu butuh pelampiasan, Bay. Aku tahu kamu lelah semalam, tapi matamu nggak bisa bohong, apalagi itu ... sudah nampak mengumpal," goda Lora pelan sambil melirik nakal ke bawah celanaku. Mataku tanpa sadar terpaku di belahan gunung indah yang menyembul sedikit dari handuknya. Kulit bahunya yang terang terekspos jelas di depan mataku.
1037.7K viewsOngoingAdded to Library 830 Times as lora aura
Read
+Library
Paman, Berhenti Mengejar Mama!

Paman, Berhenti Mengejar Mama!

Hingga pada malam tiba setelah Carl tertidur, Luna mendapat email dari perwakilan Reed Group, memintanya untuk melakukan uji coba pada perangkat lunak buatan Aura Tech. Dia tampak memikirkannya dengan sungguh-sungguh. “Orang itu tidak akan memantau uji coba itu, kan?” gumamnya.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as lora aura
Read
+Library
KUTUKAN DARAH EMAS

KUTUKAN DARAH EMAS

"Ayo, putri kecilku, fokus! Kalau kamu bisa merasakan aura dengan baik, Papa akan belikan kamu permen lolipop rasa stroberi." Lyli mengerucutkan bibirnya. "Benarkah, Papa?" Kael mengangguk sambil tersenyum. "Tentu saja! Atau... bayangkan aura itu seperti monster kecil yang lucu. Kamu harus menangkapnya dan menjinakkannya agar dia mau bekerja sama denganmu." Lyli tertawa. "Papa, monster aura itu benar-benar ada?" Kael mengedipkan mata. "Tentu saja ada! Tapi hanya orang-orang yang punya imajinasi kuat seperti kamu yang bisa melihatnya."
620 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as lora aura
Read
+Library
Boss With Benefit
Read
+Library
Liara

Liara

Kulit di bawah coretan itu terlihat memerah. "Belum terlalu bagus. Baru selesai tadi. Kau keberatan aku memiliki ini?" Liara tak mampu bersuara untuk beberapa. Ia tahu itu hanya tato. Tato bertuliskan namanya di tubuh Hagan. Namun, tidak mampu dikendalikan, perasaan Liara campur aduk karena itu. "Kenapa? Kenapa kau membuat ini? Tidak sakit?" Liara bisa merasakan matanya memanas. Perempuan itu merasa semakin tak karuan ketika dirinya diberi pelukan.
9.534.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as lora aura
Read
+Library
Aku Menjadi Istri yang Tidak Pernah Dipilih Hatinya

Aku Menjadi Istri yang Tidak Pernah Dipilih Hatinya

potong Alby cepat, mencoba mempertahankan argumen logisnya yang kian terdesak. "Tidak ada 'kita' di dalam duniamu, Alby. Sejak awal, hanya ada kau, ambisimu, dan menara gading yang kau banggakan," sahut Zora dengan ketulusan yang teramat sangat murni, mengikis habis sisa-sisa jarak emosional di antara mereka. "Aura bukanlah senjata rahasia yang sengaja kusembunyikan untuk menghancurkan perusahaannmu. Aura adalah caraku untuk tetap merasa hidup di dalam dinginnya rumah besarmu. Setiap lekukan emas putih yang kau puji dalam sketsaku adalah tangisan yang tidak pernah kau dengar di meja makan malam kita."
10778 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as lora aura
Read
+Library
Euforia

Euforia

Belum lagi ditambah dengan jejak air mata yang membekas di kedua pipinya, untung saja dia tidak memakai mascara. Sejujurnya, Eiden ingin menanyakan perihal kalung yang ditemuinya tadi, namun, ketika melihat suasana gadis itu yang tampaknya sedang kacau, Eiden mengurungkan niat dan memilih untuk memantaunya secara diam-diam dari atas pohon. Eiden mencoba menahan tawanya dengan menutup mulut saat melihat ekspresi yang ditampilkan gadis itu. Kenapa wajahnya jadi terlihat imut saat menangis?
1.9K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as lora aura
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

Gua mengakhiri, dan kembali ke mereka semua. POV Cahaya Aku bingung sebenarnya, kan barusan aja bimbang mau gimana? Mau main gila aja udah, tetapi belum siap sih. Aku pun tetap diam saja melihat semua orang disini sedang serius membantu ku. POV Miya Gua colek alex, “Lex, kita nggak sadis ‘kan?” “Nggak lah. Gua yakin.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as lora aura
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status