Aku Menjadi Istri yang Tidak Pernah Dipilih Hatinya
potong Alby cepat, mencoba mempertahankan argumen logisnya yang kian terdesak.
"Tidak ada 'kita' di dalam duniamu, Alby. Sejak awal, hanya ada kau, ambisimu, dan menara gading yang kau banggakan," sahut Zora dengan ketulusan yang teramat sangat murni, mengikis habis sisa-sisa jarak emosional di antara mereka. "Aura bukanlah senjata rahasia yang sengaja kusembunyikan untuk menghancurkan perusahaannmu. Aura adalah caraku untuk tetap merasa hidup di dalam dinginnya rumah besarmu. Setiap lekukan emas putih yang kau puji dalam sketsaku adalah tangisan yang tidak pernah kau dengar di meja makan malam kita."