Berpisah Untuk Bersatu
isakku dalam tangis yang tak kunjung surut, "Maafkan Mama karena terpaksa meninggalkan kalian seperti ini. Oh Le, semua ini Mama lakukan demi kalian, Le. Demi masa depan kita. Oh, ooohhh, Le … Peluk Mama, peluk?"
Lova menggeliat sebentar lalu kembali tertidur di sebelahku. Hal kecil yang justru berhasil menyurutkan banjir bandang di hati. Menyusut air mata. Ah, mungkin itulah yang dinamakan dengan the power of love. Kekuatan cinta seorang mama. Mana mungkin aku membiarkan Lova melihat air mata ini? Dia masih sepolos kanvas, masih sesuci air wudhu. Jangan sampai dia tahu kalau sebenarnya mamanya ini sedang berada di ujung tanduk. Satu anak, satu suami dan satu lagi keadaan yang harus diperjua
Chapitres populaires