Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpesona Oleh Godaan Putri Sahabatku

Terpesona Oleh Godaan Putri Sahabatku

"Jangan takut, aku pegangin kamu." Aku mendekap Lulu dengan erat, bagian bawah tubuhku menempel erat di bokongnya. Dipisahkan oleh kain tipis, tubuh kami saling memenuhi dalam lekukannya. Saat ini, Lulu juga mengeluarkan desahan yang aneh. Dia berkata dengan nada manja, "Papa angkat, entah kenapa bagian bawahku gatal sekali. Apa aku terlalu genit, ya?"
16.6K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as lulu ff
Read
+Library
LULUH JIWA MAFIA & BABY

LULUH JIWA MAFIA & BABY

Silahkan kita melihat-lihat. "Berjalan melihat beberapa koleksi senjata milik Farhat". Farhat : "melepas kain yang menutupi" Ini lah dia Anggoro salah satu prodak kita yang terbaru kuat dan canggih. Anggoro : Apa bisa senjata ini melepaskan ratusan peluru dengan cepat? Farhat : Ha ha ha tentu saja sangat bisa, kelebihan senjata ini memang seperti itu, melesatkan ratusan peluru dengan cepat.
910 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as lulu ff
Read
+Library
LETUP

LETUP

Lelaki di hadapan Kaila itu lantas mengedikkan kepala, menunjuk laptop yang terbuka di meja, di antara mereka. “Fokus banget melototin laptop dari tadi. Nggak pegel?” Itu sebuah kelakar. Fano jelas melontarkannya dengan nada bercanda. Namun, Kaila tidak tertawa. Ia justru mendengkus malas.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as lulu ff
Read
+Library
LUKA

LUKA

Semua hancur, cinta yang dimiliki Nara hancur, persahabatan yang Nara miliki hancur menyisakan satu kata di hati . LUKA. ***
87.8K viewsOngoingAdded to Library 313 Times as lulu ff
Read
+Library
My Luna

My Luna

Namun hijau sendu yang pudar. Usapan jari Gamma turun hingga dagu Ghina. Dengan satu kali tarikan, wajah Ghina sudah berada di depan wajah Gamma. Ghina bisa melihat wajah Gamma dengan begitu jelas, bahkan embusan napas Gamma saja terasa di pipinya. Wangi segar seperti hutan yang tak terjamah manusia. Begitu segar hingga paru-parunya terasa sakit.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as lulu ff
Read
+Library
LOL

LOL

Ucap Liza “Si bijak memang yang terbaik.” Afriya memuji Liza karena ucapannya tadi “Forget it.” Nira berjalan mendahului mereka dan duduk di bangkunya Tidak ada bel yang berbunyi, tidak ada pelajaran yang memuakan dan hanya ada waktu luang yang menyenangkan. Nira membuka mulut dengan senyum lebarnya . “Apa kalian tidak merasa bosan?” tanya Nira
102.0K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as lulu ff
Read
+Library
LILY

LILY

Hanya dengan menggunakan sidik jarinya ia bisa masuk ke dalam unit apartemen Lily. Begitu masuk ke dalam aroma campuran vanila dan lavender langsung masuk ke dalam indra pembaunya. Aroma yang sangat memabukkan untuk dirinya. Bagaikan candu yang selalu ingin ia hirup setiap saat. Sepertinya Lily memiliki aroma pengharum ruangan yang sama dengan parfum yang biasanya dipakai. Terlihat sekilas apartemen tersebut rapi dan teratur.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as lulu ff
Read
+Library
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Dua orang tentara menahannya dan satu orang yang lain mengacungkan senjata ke arah kepala. Laki-laki bertubuh tegap itu menyuruh anak buahnya untuk mengambil bahan bakar dan para gadis. Umar berlari terpincang dengan satu kaki, mencoba mengejar para tentara yang menyeret Fathimah—adiknya—ke atas sekoci. Sebuah letupan senjata laras panjang membuat semua tangan menutup telinga. Waktu seolah berhenti, seketika semua mata terbelalak, dan serentak mulut mereka berteriak, kemudian membisu.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as lulu ff
Read
+Library
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Lulu meraba meja makan, mencari ponselnya yang ia letakkan di atas meja. Setelah menemukannya, Lulu menghidupkan senter ponselnya lalu menyoroti ke setiap sudut ruang makan. "Kenapa harus mati lampu sih? Ganggu mood saja," gerutu Lulu. Lulu kemudian beranjak dari kursi, kemudian berniat pergi ke kamarnya tanpa membereskan piring dan makanan yang tersisa di atas meja. Lulu membaringkan tubuhnya dan menyelimutinya di tengah kegelapan yang ada. Entah sampai kapan keadaan gelap seperti ini akan berlangsung. Perlahan, matanya tertutup akibat mulai mengantuk.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 762 Times as lulu ff
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status