TERPAKSA MENIKAH dengan CEO TEMPERAMEN
"Aku maunya buatan kamu, cepat ya gak pake lama! Oh, iya, nanti aku maunya kamu yang antar sendiri ke kantor!"
"Ya, Mas, aku bikin dulu sekarang."
Aku bergegas membuatkan makanan yang ia pesan, merasa tersanjung bisa membuatnya ketagihan masakanku.
Lima belas menit kemudian, spagetti pesanannya sudah siap delivery. Dan aku bersiap meluncur ke kantornya setelah pamit pada Bi Sukma. Dan saat ini Nyonya besar lagi pergi arisan, jadi aman buat keluar. Paling dapat cibiran dari sesama ART yang biasa julidin aku. Ah, itu mah, dah biasa.
Bab Populer