Menikahi Kakakku yang Koma
“Dan juga… Setelah Ayah pergi, rasanya aku belum siap untuk sendiri di dunia ini. Meskipun kamu tidur, tapi kamu masih disini.”
Bip.
Bunyi monitor berdetak pelan.
Aku tersenyum kecil, mengangkat kepalaku menatap wajahnya yang tenang.
“Eh, jangan kepedean dulu. Aku nggak tiba-tiba suka kamu, ya!”
“Aku cuma… ingin kamu tahu, kamu nggak sendirian. Dan aku pun ga sendiri. Iya kan?”
Aku menghela napas panjang, lalu menyandarkan dagu di punggung tanganku yang masih menggenggam jarinya.
ตอนยอดนิยม