Romansa Yang Dihantui Masa Lalu
Mata keduanya saling pandang, Mala menatap tajam pada Clara, sebaliknya Clara menatap penuh kebingungan, atas tingkah Mala sekretarisnya yang sudah di anggap sebagai sahabat.
“Mala, kenapa kamu duduk di kursiku?” tanya Clara.
“Kalau masuk ruangan ketuk pintu dulu,” balas Mala ketus.
“Apa Maksudmu.”
“Dengar baik-baik Clara Putri, aku adalah pemilik perkebunan Agro Darma Group.’
Bagai tersambar petir Clara mendengar ucapan Mala, ia pun mendekati Mala dan menatapnya tajam “Aku akan memasukanmu ke dalam penjara, jika kamu berulah,” ancam Clara.
Hot Chapters