Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENANTU MUSUHKU

MENANTU MUSUHKU

“Siapa?” Maya meneteskan keringat dingin. “Pemimpin MK Foundation.” Delia mencengkeram sandaran kursi. “Apa namanya?” Maya menjawab sangat pelan, hampir berbisik. “Mahendra… bukan nama terakhir yang paling kuat di keluarga ini.” Dan sebelum Delia sempat bertanya lagi, suara langkah berat terdengar dari lorong. Seseorang datang.
594 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
Malaikat Bertelinga Panjang

Malaikat Bertelinga Panjang

tanya ku dalam hati. Aku melanjutkan ke halaman belakang untuk meletakkan sepedaku disana. Ternyata semua berkumpul disana disamping kolam renang. Sedang memperhatikan tingkah laku konyol kelinci putih itu. “Ada apa sih dengan semua orang? Apa hebatnya dengan kelinci itu?” pikirku sambil melihat kelinci itu yang rupanya menerima penangguhan eksekusi mati dari Putri setelah mengunyah sendal kesayangannya. “ Oh hay son…how was your day handsome?” tegur mami yang sedang asik tertawa.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

Indah tertegun melihat tekad Ambarani sehingga dia tak berani mencegahnya. Di rasa peringatannya tak dihiraukan, Kuncoro berdiri dari kursinya. “Tapi yang aku ucapkan tadi hanyalah sebagiannya. Aku baru ingat para tetua juga sering mengucap sebuah kalimat, semacam mantra penuntun. Mereka yakin mantra itu harus diucapkan untuk memanggilnya.” Dia menggeleng, mencoba mengingat. “Purnomo teko, gunung mampet dadi suoro, aku teko ojo lungo.”
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 562 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
The Shadow: Rahasia Abadi

The Shadow: Rahasia Abadi

balas Zhao Yunshi dengan tenang. Kening Zhu Shen Mei berkerut dalam, baru mendengar mantra yang seperti itu. “Mantra apa itu kenapa efeknya sebesar ini?” Zhao Yuan Shao menghela nafas kemudian menatap lurus ke arah mayat Zhang Xuancheng. “Mantra ini adalah mantra terlarang yang sudah lama menghilang. Mantra yang hanya bisa digunakan oleh seseorang,” imbuhnya. “Siapa?” kini Zhang Fei lah yang bertanya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sebelum berbalik, ia meletakkan sebuah gulungan lontar kecil di atas meja dekat pintu. "Hamba menitipkan Mantra Sang Hyang Hayu. Tolong, letakkan di bawah bantal Tuan Putri. Mantra ini berfungsi untuk memohon kesembuhan raga sekaligus mengusir sisa-sisa roh jahat.” Setelah Samudra undur diri, Candrani mencoba bangkit dari pembaringan. "Ibunda, apa yang dititipkan Kak Samudra untukku? Dia sangat khawatir padaku, kan?”
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

Ingin sekali Rashva mampir ke tempat-tempat itu jika tugasnya sudah selesai. “Kita sudah sangat tinggi, baiklah coba ku gunakan mantra yang diajarkan oleh Mahaguru.” Bibirnya lalu mengucapkan mantra itu, Mandala adalah cakrawalaku, Melihat jiwa di dalam semesta, melihat semesta di dalam jiwa. Tiba-tiba titik emas di dahinya berkelap kelip. Pandangan mata Rashva seolah menembus dimensi yang aneh penuh warna dan bayangan dirinya sendiri seolah menjadi ribuan.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Matanya terpejam santai, menanti apa yang akan dilakukan pria tua ini. Kyai itu kemudian memejamkan mata. Tangannya mulai bergerak memutar tasbih, dan dari mulutnya meluncurlah sebuah rapalan mantra kuno dalam bahasa yang terdengar sangat asing dan berat: Rātri ghaṇṭāna ring akāśa, Sang bhūta lumaris saking andhakāra, Māyā-śakti awaknya tan kadulu, Pinakaprāṇa de ning angin sisip.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 345 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

“Tenanglah. Ketika kamu sudah mulai mengucapkan mantera, lirik mantera dari sihir yang akan kamu gunakan akan otomatis mengalir begitu saja. Cukup ikuti alurnya. Aku mulai sekarang.” Dia memulai mantranya. Berbeda dari suara Hongo-san sebelumnya yang hanya terdengar sayup-sayup, kini suaranya menggema ke berbagai sudut. Tidak hanya menggema, suaranya betul-betul menggetarkan jiwa. Kalau aku tidak salah dengar, mantra itu bunyinya, “Dengan seluruh elemen dan energi abadi Sang Pencipta itu sendiri, gunakanlah itu untuk meruntuhkan barrier yang melingkupi shadow yang ingin melukai kami. Nama shadow itu adalah Jinx. HANCURKAN!”. Bersamaan dengan akhir alunan mantera itu, dia menepuk tangannya se
103.0K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Mantra-mantra kuno dalam bahasa Devari dari Kekaisaran Zolia. "Corulsis Striotis," bisiknya, mengingat mantra ciptaan Pallando yang dapat membuat target menjatuhkan apa pun yang dipegangnya. "Levitaulsis Animuro," mantra Dumdore yang memunculkan unsur dingin mematikan. "Decimashio Vespereos," karya Maediv yang membuat target mengantuk seperti orang mabuk. "Incantactum Lightesco," ciptaan Balthazar untuk mendinginkan area sekitar, membekukan sebagian besar area.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Read
+Library
Pendekar Dalam Selubung Mantra

Pendekar Dalam Selubung Mantra

“Semua yang pergi akan kembali ke rumah. Dia tak akan bisa lepas dari mantra dan pengaruhku karena hanya di bumi Panaragan para gemblak akan dielu-elukan setara dengan putra para sultan. Hanya di bumi Panaragan mereka dikagumi sebagai gemblak pilihan yang menambah derajat kehormatan. Hanya di bumi Panaragan mereka menjadi simbol kelanggengan bagi para tuan-tuan. Mantra-mantra itu akan menggerakkan mereka untuk kembali—mantra kemiskinan, mantra kebodohan, dan mantra perbudakan.” Pria dalam buaian kursi goyang itu bangkit berdiri sambil menggendong anak laki-laki yang semakin lelap di pelukannya, “Siapkan sesaji untuk ritual! Aku akan membacakan mantra untuk memikatnya agar kembali padaku.” So
1017.6K viewsCompletedAdded to Library 685 Times as mantra memanggil khodam macan putih
Show Reviews (39)
Read
+Library
Zhi
Keren, berkat penggunaan bahasa dan permainan kata-kata di dalamnya, kita bener-bener diajak kembali ke masa kerasnya zaman penjajahan bagi pribumi yang bukan main tidak adilnya. Salah satu buku yang bagus sejauh ini.
Rainfall
Jarang - jarang ada cerita yang ngangkat tentang budaya negara indonesia. Aku bener bener nikmatin. Di sini juga belajar kata kata baru. Belajar sekaligus nikmatin cerita, bener - bener hebat autornya
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status