Godaan Ibu Kos Cantik
“Hanya, mungkin, trimester satu ini kan masih tahap awal pelekatan ya, sebisa mungkin jangan banyak aktivitas berat ya Bu. Kalau masih ada keluhan bercak sebaiknya istirahat. Jika memungkinkan malah bedrest. Nanti saya resepkan penguat kandungan ya.”
Keduanya kembali bertukar tatap. Kali ini, sepasang mata Karina sudah melelehkan air mata. Dan Dimas tak mampu menahan diri untuk tak mengembangkan senyum haru. Tangannya mengusap sisi wajah Karina.
Ditatapnya kembali titik hitam di layar. Dadanya kini dipenuhi luapan haru dan harap.
‘Terima kasih, Nak. Tumbuhlah sehat. Sampai kita bisa bertemu kelak.’