Susahnya Jadi Mas Joko
“Ini adalah kafe favorit aku dan Mas Tentara kalau lagi malam mingguan. Asyik, Mas, kafenya asyik. Nyaman dan juga tidak bising. Mejanya bulat dengan satu set kursi malas yang enak banget dipakai bersantai. Ada payung besar di masing-masing meja, di mana payung-payung di kafe ini saling terhubung dengan ronce-ronce yang terbuat dari jalinan lampu yang kerlap-kerlip.”
“Eh, kamu jangan cemburu ya, Mas Joko? Karena, kamu memang tidak punya hak untuk cemburu. Pokoknya sekarang aku mau bercerita kepada bayangan kamu. Iya, ini, sekarang ini, di depan foto kamu yang aku pandangi ini.”
Bab Populer