Air Mata Suami dan Mertuaku
Api cemburu makin berkobar-kobar dalam dadanya.
"Aku terserah gimana Mama saja, Ma," ucapnya kemudian. "Aku sudah capek menghadapinya," ucap Ammar, membuat tangis Alena semakin kencang.
"Tante, aku mohon belas kasihan dari Tante. Kania, tolong bantu Mbak, Kania, huhuhu ...." Alena merubuhkan bobot tubuhnya di lantai.