Tetanggaku Maduku
hardik Ambu membuat Rahman tersentak.
Kata-kata ibunya amat tepat sasaran. Rahman memilih diam dan hanya mendengarkan.
"Kamu nemu dia dari mana, sih?" tanya Ambu, sarkas.
Sari meremas-remas beras yang akan dia cuci. Benar-benar bikin kesal sampai ubun-ubun. Kalau Rahman menurut pada Sari, sudah dibuat susah ibu mertuanya.
"Dia tetangga sebelah kami, Bu," ujar Ayu, dari arah pintu utama dengan menenteng plastik hitam berisi buah manggis dan beberapa makanan.
Bab Populer