Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANGKIT

BANGKIT

Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong. "Ai..." Sapa Aska. "Iya, ada apa As?" Tanya Aini bingung. "Maaf soal cake tadi, kamu mau cake rasa apa biar nanti aku antar kerumah!!" "Nggak perlu Aska, Mama sudah buat cake untuk aku," Tolak Aini. "Minggir minggir, tongkrongan Lo itu disana," usir Rama "Bener, tongkrongan Lo itu bareng anak-anak yang terkenal akan kekayaannya tetapi sombong," sambung Reza menimpali ucapan Rama.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

Malu lebih tepatnya, semua itu karena mereka lebih tua dariku tapi mereka seolah segan padaku. Ada seorang ibu paruh baya yang sedang sibuk di counter dapur. Aku menghampirinya. “Saya bantu, bu,” kataku sambil senyum ke arah ibu tersebut. Ibu itu sangat kaget mendengar suaraku yang tiba-tiba. “Astagfirulloh! Ya ampun, non! Mbok kaget.” Mbok? Orang jawa toh… Mbok itu mengusap dadanya berkali-kali. Aku mengusap bahunya. Terlihat jelas mbok itu menarik dan mengeluarkan napas dengan kencang. Mungkin efek terkejut.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Disangka Masih Hilang Ingatan

Disangka Masih Hilang Ingatan

Mbok diam dan gagap. "Eum, eu, ora tahu ah. Sampeyan kan gak pernah cerita. Mungkin? Aku ora tahu. Ya sudah, aku ke dapur dulu." Mbok nampak salah tingkah dan tak tahu apa yang harus ia jawab. Si Mbok tak pernah menyuruhku bekerja. Apa dia memang canggung karena aku majikannya? Baiklah, dengan sifat Mas Andri seperti itu, aku lebih mudah untuk membodohinya. Pria pengumbar nafsu dasar! ***
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 982 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Satu klik naik seribu tingkat

Satu klik naik seribu tingkat

000 Tingkat Mikro Qi: Dimurnikan → Tingkat Tinggi Fondasi: Diperkuat Sinkronisasi Tubuh–Jiwa: Meningkat Lin Yuan menggertakkan gigi. Berat… Jika klik pertama seperti membangun ulang rumah yang runtuh, maka klik kedua seperti memadatkan seluruh bangunan dengan baja—tanpa memperbesar ukurannya. Ia bisa merasakan perbedaannya dengan jelas. Qi di tubuhnya tidak bertambah liar dan tidak meledak keluar.
655 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Merasakan diri ini mabuk gara-gara aroma itu. “Jangan mengada-ada, Mas. Saya sudah tidak muda lagi. Sementara, anda masih bisa mencari yang lebih cantik. Sesuai dengan kriteria Mas.” “Kalau saya maunya sama Mbok, bagaimana?” Aku bersikukuh.
9.9209.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Mantan Mertuaku, Suami Keduaku.

Mantan Mertuaku, Suami Keduaku.

Selena mengusap wajah, lalu bersandar. "Kalo melonjaknya gak terlalu banyak masih aman, Non. Mbok pikir, malah seharusnya gitu. Biar dedeknya tercukupi nutrisinya. Gak masalah bobot naik." Mbok Nung menumis bawang bombai yang baru saja dicincang halus hingga mengeluarkan aroma harum.
1039.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Menjadi Cinderella Kaya Raya Setelah Dicerai

Menjadi Cinderella Kaya Raya Setelah Dicerai

tolak ku tak mau merepotkan. Ya, aku masih risih. Masih bisa berjalan dan naik tangga seperti biasa, perut juga blom terasa berat. "Win, nurut Nak. Ini semua demi kebaikanmu. Naik tangga bahaya bagi wanita hamil," ucap Mbok menjelaskan.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 947 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Baby Sitter Sang CEO

Baby Sitter Sang CEO

kata si Mbok. Reres kemudian anggukan kepala. Karena memang Mbok tak bisa menggunakan ponsel jaman sekarang, Brian membelikan ponsel monokrom terbaru. Nada deringnya adalah suara rekaman Brian yang mengatakan 'kijang satu, kijang satu, terima panggilannya'. Sebenarnya, Reres kesal, tapi Mbok malah senang mendengar suara cucunya itu. Ya sudah, jadi ia terima-terima saja.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 673 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
RINTIHAN GADIS KORBAN ILMU HITAM

RINTIHAN GADIS KORBAN ILMU HITAM

Aku pengen pulang, pengen meluk Papa! [Papa juga kangen berat sama kamu, Nak!] [Papa!] [Nak, selama ini kamu tinggal di mana, kenapa setiap video call, background di belakang kamu, selalu seperti berada di kawasan hutan? Apa rumah si Mbok di dekat hutan?] [Ini, agak jauh dari rumah Mbok, Papa! Rumah si Mbok nggak ada sinyal sama sekali, jadi ... aku musti turun cukup jauh ke sini, buat nyari sinyal.]
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai mbok naik
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Buta

Pura-Pura Buta

jawab Dini. "Ehm, membersihkan rumah sebesar ini cuma delapan ratus ribu? kecil itu. Mbok! Gaji Mbok berapa sebulan?" "Enam juta, Bu." Mereka berdua seperti terkejut mendengarnya. "Saya bisa menaikan gaji kalian di sini tapi dengan satu syarat," ucapku memancing. "Apa Bu?" Sari terlihat antusias bertanya. Matanya berbinar terang.
9.4652.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.0K kali sebagai mbok naik
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status