Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Arya mengajakku liburan keliling Negara Ohana. Dia membelikan semua pakaian yang kusuka. Saat ada foto makanan yang kupuji, dia langsung memesan makanan itu untukku. Saat kami melewati sebuah mobil sport berwarna putih dan aku memuji mobil itu bagus, dia langsung menghubungi sekretarisnya. Setelah itu, dia menunjukkan video berisi penjelasan dari penjual mobil, kemudian menyuruhku memilih warna yang kusukai.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

kata sang lelaki dengan napas tersengal. "Mau ngomong apa lagi? Lu nggak bosen apa? Gue aja yang dengernya bosen," sahut Alisya angkuh. "Kak, kasih Kak Yogi kesempatan ngomong dulu, kenapa. Toh kita udah pulang, nggak buru-buru juga." Aura, adik Alisya yang lebih muda dua tahun darinya ikut bicara. "Bosen!" Alisya melipat kedua tangannya di depan dada.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Melviano merasakan akan meledak saat ini, tapi Kaila terus menerus dengan ritme yang ngebut. “Pelan-pelan sayang, aku sebentar lagi akan meledak,” geram Melviano menahan rasa yang tidak bisa ia jabarkan dengan kata-kata saat ini. “Tunggu sebentar lagi, Mel. Kita meledak bersama seperti bom nuklir koreaa utara,” balas Kaila langsung mengejar kenikmatan agar bisa meledak dan melebur bersama.
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Teman yang lain pun mulai melanjutkan obrolan mereka dan tak berani lagi menggangu Abian. “Hish, berisik sekali nih pikiran. Mau fokus baca aja gak bisa,” ujar Abian dalam hati. Ia terlihat kesal, pikirannya benar benar mengganggunya. Abian mencoba tenang dan mengontrol pikirannya perlahan. Sepertinya, pikiran itu mengode Abian agar segera menentukan sebuah keputusan soal lomba MHQ tadi.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
TERPERANGKAP OLEHMU

TERPERANGKAP OLEHMU

sahut Alea acuh, seolah tidak peduli dan tidak sedang menunggu suaminya pulang dari tadi. "Aku sedang ada di Belanda. Sepertinya tidak akan pulang sampai seminggu ke depan. Jangan berani kabur! Beritahu Lily kalau kau butuh sesuatu." Pesan yang disampaikan suaminya dari sambungan telepon hanya dibalas Azura dengan anggukan lesu, meski sadar Axel pasti tidak bisa melihat gerak-geriknya. "Baiklah, semoga pekerjaanmu lancar." Alea menyemangati setengah hati.
749 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Memel membela native speaker dan meledek mahasiswa. “Sebenarnya native speaker yang tidak jelas atau PENDENGARAN kalian yang terganggu???” Sembilan menit lebih tujuh detik pelajaran berlalu. Mis. Memel langsung pindah chanel dari conversation ke listen a song yang artinya mendengarkan lagu (musik). Dini geleng-geleng, merasa kagum sama sistem pembelajaran perkuliahan. “Canggih yaaaaa, ini mata kuliah asiik bener ! pake acara dengerin musik segala.”
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

tanyaku memancing ingatan dia. "Munaroh?" Hamzah terlihat bingung dan kemudian dia pun memegangi kepalanya sambil merintih seperti menahan sakit. "Ssh..." Fix, ini Hamzah bener-bener diguna-guna. Ini kalau dia tidak mengingat siapa Munaroh, asli pelet paket hemat alias pelet yang nggak pake modal. Hamzah kan kere, apa coba yang mau diambil darinya.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

"Aaaah," jerit para hadirin, sedetik, sesaat Tuan Muda Lotus akan mengubah ular yang tadinya ada menjadi tidak ada. "Ini hanya kesalahan kecil, asistenku akan memperbaikinya. Dimohon, untuk para hadirin, kembali ke tempat duduk semula." Suara Tuan Muda Lotus, seakan tidak terdengar lagi, mereka lebih sibuk untuk berteriak, mereka berhamburan ke luar.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Ia segera menghentaknya lagi dengan keras di tempat yang sama, memicu gelombang kenikmatan yang baru. “Ah! Juan…. enak… enak, Juan… terus…. ah… terus sampai aku… ah…” Maya mendesah, menjerit kesenangan sambil meremas dadanya sendiri yang terlihat mengeras, memainkan putingnya yang basah oleh keringat dan cairan. Sementara itu, Angga sudah tak sabar ingin menyelesaikan misi mereka.
10502.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.1K kali sebagai melelahkan
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Kakak Author ini ceritanya bagus-bagus. Suka semua. BTW aku juga Author, tapi masih keren kamu. Salam kenal, Kak. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe suka ceritanya kakk daraa...... makasi kakkk
Baca Semua Ulasan
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai melelahkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status