Gelang Langit
Dan mulai berlari mengejar.
Ayu menutup mulutnya menahan tawa, lalu ikut berlari.
Tawa mereka pecah di sepanjang aliran sungai. Suara itu—tawa jujur yang mengalir dari dada yang ringan—bukan gema magis, bukan resonansi langit. Tapi nyata.
Ketika akhirnya mereka duduk kembali di tikar, basah dan lelah, Tirta berkata sambil mengunyah tempe, "Kurasa ini lebih baik dari menang melawan makhluk bertopeng."
ตอนยอดนิยม