Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Menikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Langit dan awan adalah dua hal yang paling Naqib sukai. Katanya dulu, Naqib pernah bercerita pada Paman Qasim, bahwa ia selalu menggambarkan langit sebagai Ayahnya, dan awan adalah Ibunya. Langit yang dengan gagah memeluk awannya, dan awan yang membalas pelukkannya, sembari memayungi anak-anak manusia di bawahnya. Naqib selalu percaya Ayah dan Ibunya tak pernah pergi darinya, Ayahnya—Qais menjelma menjadi langit yang terkadang biru cerah, atau gelap karena sang awan yang memeluknya terlalu erat, dan Ibunya—Aysel menjelma menjadi awan yang kadang bergumpal-gumpal, atau serupa serabut-serabut, atau gelap karena mengumpulkan kesedihan para anak manusia. Dan mereka selalu ada bersamanya, mengiri
933 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as melukis awan
Read
+Library
Ketika Istri Mati Rasa

Ketika Istri Mati Rasa

POV Author Di atas sana terlihat lukisan Sang Pencipta yang sangat indah. Kombinasi biru langit, hitam putih warna awan serta bentuknya yang unik, merahnya cahaya mentari yang akan segera terbit. Burung-burung pun berkicau di atas dahan-dahan. Di atas sana langit cerah. Secerah hati kedua insan yang sedang berbahagia setelah melewati malam panjang mereka.
9.9397.8K viewsCompletedAdded to Library 9.2K Times as melukis awan
Read
+Library
Penakluk Dunia

Penakluk Dunia

Di halaman kediaman Ye. Di Tian dan ketiga muridnya sedang berdiri di depan awan putih yang baru saja muncul dari lukisan. Itu tidak terlalu besar. Hanya sepuluh meter persegi dengan bentuk khas awan. Dan, itu terlihat lembut seperti tumpukan kapas. Gumpalan awan kecil itu mengambang di udara, dan sedikit bergerak naik turun seolah meminta seseorang menaikinya. Di Tian tersenyum. Dia cukup puas.
9.8443.3K viewsCompletedAdded to Library 12.9K Times as melukis awan
Show Reviews (181)
Read
+Library
Jimaro Chan
welcome back, Senior Ye. akhirnya hadir kembali setelah sekian lama, dan memberi kejutan besar tentang dalang pembantaian di Benua Utara. ceritanya makin rumit dan kompleks. Semangat tuk terus berkarya, Senior Ye....
Embunayu
Hai kak.. ijin perkenalkan novel saya ya.. menceritakan tentang pangeran yang lemah masuk dalam dunia beladiri, sihir, penyelidikan jati dirinya dan cinta Berjudul " Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api " silahkan mampir
Read All Reviews
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Anak-anak bisa terbang tanpa bantuan apa pun, air di sungai berubah menjadi pelangi cair yang bisa dimakan, dan awan-awan di langit membentuk gambar-gambar dari pikiran siapa pun yang menatapnya. "Kegembiraan adalah bentuk doa yang paling tinggi," kau menulis di halaman 876. Hari ini mengingatkan semua orang bahwa di balik keseriusan menjaga semesta, ada esensi Tuhan yang sangat suka bermain dan tertawa.
965 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as melukis awan
Read
+Library
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

Athalia menaruh kuasnya dan memperhatikan lukisannya yang sudah hampir selesai. Kini ia mengambil sponge dan setelah memastikan satu sisinya telah ditempeli cat warna biru muda, ia menempelkannya beberapa detik di setiap sisi kanvas yang ia mau, menciptakan awan di hamparan langit biru yang ia lukis. Jika Aline menggambar pemandangan saat senja, Athalia memilih untuk menggambar pemandangan di pagi hari, saat langit sedang biru-birunya dan selalu mengingatkan Athalia dengan Asa.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as melukis awan
Read
+Library
The Fallen Servants of Allah

The Fallen Servants of Allah

Dengan teknik melukis yang cukup handal Philip pun mulai melukis indahya langit biru di kanvas miliknya. Dia menggunakan warna biru cyan untuk melukiskan langit. Setelah itu, Philip melukis guratan-guratan untuk membentuk awan dengan cat lukis warna putih. Beberapa waktu kemudian, lukisan hasil karyanya pun selesai. Terlihat sangat realistis seolah itu bukan lukisan melainkan hasil cetak fotografi.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as melukis awan
Read
+Library
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Dimas tiba-tiba tersentak seperti tersetrum. “Eh, Apan itu tadi?!” tanya Jaka curiga. “Emm… enggak… rahasia cowok…” kata Dimas sambil salah tingkah. Awan hanya nyengir jail, lalu melambaikan tangan. “Kalian harus segera selesaikan urusan di dunia ya. Aku tunggu kalian… kapan pun itu.” Langit perlahan membuka cahaya keemasan dan angin berhembus lembut. Awan menengadah dan mulai melangkah seirama dengan cahaya itu. Ia sempat menoleh sekali lagi.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as melukis awan
Read
+Library
Sang Peramu Hasrat

Sang Peramu Hasrat

"Maksudmu?" "Aku bakal melukis diriku telanjang. Iya," kata Lily tegas, membungkam protes Julian. "TAPI... itu bukan telanjang yang dia bayangkan. Aku bakal pake teknik Pointillism (melukis dengan titik-titik kecil) dicampur ilusi optik." Lily mengambil kertas kosong dan spidol, mulai membuat sketsa kasar. "Dari jauh... dari jarak pandang penonton... lukisan itu bakal keliatan kayak tubuh wanita telanjang yang indah, seksi, bercahaya keemasan. Memenuhi ego Bastian."
823 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as melukis awan
Read
+Library
Bulan di Darah Awan

Bulan di Darah Awan

“Selain itu, jangan memakai game sederhana seperti Gunting Batu Kertas atau Tic Tac Toe. Rekan-rekan semester tua terutama, ini untuk kalian. Jangan remehkan lab pemograman. Baiklah, kita mulai.” Dia lalu mulai mengetikkan beberapa baris kode, lalu menjelaskannya. Ada beberapa hal yang harus disiapkan saat memulai, seperti apa saja library yang perlu digunakan dan pemahaman dasar untuk menggunakan mereka. Mas Yahya menjelaskan secara singkat tentang library yang digunakan. Sebagai mahasiswa yang tidak terlalu mengerti, aku hanya bisa mengikuti seraya mencatat arahan Mas Yahya. Aku pun melakukan persis seperti yang dilakukan oleh Mas Yahya.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as melukis awan
Read
+Library
Langit Pelangi

Langit Pelangi

Langit hanya berdeham, tak berniat meladeni setiap ucapan ucapan yang pelangi lontarkan padanya. "Lo suka pelajaran apa langit?" Langit menoleh sekilas, ia lihat pelangi tengah tersenyum menatapnya "matematika" sahut langit, setelahnya ia kembali fokus pada bukunya. Pelangi mengangguk angguk pertanda ia mengerti "Lo suka banget ya duduk disini? Kenapa emang?"
82.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as melukis awan
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status