Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
7 NAGA BEREBUT RAGA

7 NAGA BEREBUT RAGA

Melainkan Awan berwarna abu-abu menyimpan molekul-molekul air dijadikan sebagai air hujan. "Aku sangka awan ini sangat panas. Ternyata tidak sama sekali." Mata Luna berbinar seakan ingin membawa pulang awan itu. "Itu awan sudah berisikan molekul-molekul air. Nanti jika sewaktu musim hujan tiba, Raja angin akan mengerahkan tenaganya dan mendorong awan itu ke daerah yang sudah ditentukan oleh raja langit. Dan terjadilah hujan deras. Jika kamu membawanya ke bumi, awan itu seketika akan berubah menjadi air." Cheng tahu apa isi hati Luna.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as melukis awan
Read
+Library
Kaisar Dewa Regera

Kaisar Dewa Regera

Pria Sheva bertanduk emas terlempar ke kepulauan awan hitam, lalu menapakkan kakinya di udara hingga awan seketika menjauh darinya. Hanya sekilas birunya langit terlihat, karena awan yang lebih tinggi segera mengepul. Dengan satu gerakan, ia menarik kain yang menyelimuti tubuhnya, hingga bagian belakang ke depan. Ia tepuk pelan untuk memadamkan kobaran api karena laser. Tidak membekas sedikitpun.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as melukis awan
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Awan-awan membentuk pusaran lembut—tidak memutar seperti badai, tapi mengalun seperti tarian. Makhluk-makhluk di sekitarnya mulai bercerita… bukan dengan kata-kata. Tapi dengan gambar, rasa, dan gema. Seekor makhluk yang dulunya hanya bisa menirukan suara kini mulai menciptakan suara barunya sendiri. Seekor roh kecil yang dulu takut bicara kini mulai melukis di udara, meninggalkan jejak makna yang hanya bisa dipahami oleh yang rela diam.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as melukis awan
Read
+Library
Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

Dendam Pernikahan Pewaris Tampan

“Kamu lagi apa, hmm?” “Melukis,” jawabnya cepat. “Soalnya bosen banget, aku mau bantu Mama masak nggak boleh, bersih-bersih nggak boleh, jalan jauh juga nggak boleh. Akhirnya aku minta maid bawain kanvas, cat, sama kuas.” “Melukis apa?” Nayara memiringkan kamera ponselnya, memperlihatkan lukisan yang … yah, menyerupai awan, tapi warnanya campur aduk. “Ini pemandangan taman belakang. Eh, jangan ketawa!”
109.5K viewsCompletedAdded to Library 359 Times as melukis awan
Read
+Library
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bukan dari Kael, tapi dari langit. Awan bergulung seperti dilecut dari dalam, dan retakan cahaya hitam terbentuk di antara celah awan. Tidak besar, hanya selebar mata manusia, tetapi cukup untuk membuat alam gemetar. Kael mengangkat kepalanya sedikit. “Menarik,” gumamnya. “Bahkan langit pun bereaksi.”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as melukis awan
Read
+Library
Antara Langit, Awan dan Udara

Antara Langit, Awan dan Udara

Sempat ku lirik dia sebentar, dia tersenyum penuh arti. “Selamat pagi semuanya! Perkenalkan aku finalis nomer tiga, namaku Sky Evelin, mohon dukungan kalian, dengan request lagu kesukaan kalian di jam siaranku. Aku mengudara tiap jam tiga sore di hari Sabtu dan Minggu.”
9.82.6K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as melukis awan
Read
+Library
Menggenggam Awan

Menggenggam Awan

Tawa Wuri pecah mendengar celetukkan Awan. "Tapi, Fein kok tumben ya foto profilnya gambar bunga-bunga gitu? Biasanya kalau gak anime, foto mirror selfie andalannya?" Wuri mengerutkan dahi heran. Adik iparnya itu memang cenderung bergaya seperti lelaki. "Hm," Awan melepaskan tangannya dari usapan ke atas kepalanya, dan mengendalikan tangannya pada kemudi, "ehem, hm mungkin.." kali ini awan memperbaiki posisi duduknya,
2.1K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as melukis awan
Read
+Library
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Itu terlihat seperti lukisan hidup yang belum selesai. Dari dalam "lukisan" ajaib itu, sesuatu mulai merangkak keluar. Pada awalnya, itu hanya berupa gumpalan kecil berwarna putih dengan outline tebal hitam, berbentuk seperti awan kartun. Namun, begitu sepenuhnya keluar dari celah yang kemudian menutup dengan sendirinya tanpa jejak, awan kertas itu mulai berangsur-angsur membesar dan mengembang, menjadi lebih padat dan nyata di udara malam.
599 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as melukis awan
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Lalu sesuatu terjadi. Langit yang kelabu itu perlahan berubah. Di balik awan, muncul kilatan halus—bukan petir, tapi cahaya yang membentuk pola-pola samar, seperti tulisan di udara. Aira mengerjap, menatap dengan hati berdebar. Cahaya itu membentuk huruf, lalu kata, hingga akhirnya menjadi satu kalimat yang membuat seluruh tubuhnya bergetar:
101.2K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as melukis awan
Read
+Library
GGAP 3 : THE LAST

GGAP 3 : THE LAST

Balas Dinar sambil memberi petunjuk dan mengirimnya ke dalam memori Awan. Awan mencobanya dan benar, dari punggung keluar sayap seperti yang diperagakan oleh Dinara sebelumnya. "Sekarang, terbanglah!" "Ooo.." Awan melayang terbang ke udara, layaknya seekor naga. Hanya saja, karena ia masih pemula, Awan tampak canggung sampai akhirnya, ia mulai terbiasa melakukannya. "Wow! Ini benar-benar luar biasa." Ujar Awan takjub dengan kemampuan barunya.
9.4580.3K viewsCompletedAdded to Library 14.5K Times as melukis awan
Show Reviews (131)
Read
+Library
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Bayu Pranoto
gimana caranya narik vote nya, biar anjlok ratingnya? gak pantes sih novel dengan yg update nya gak jelas dan jarang. awal bagus makanya pada rating, vote banyak tp kalau udah kayak gini ga boleh dibiarin, besar kepala
Read All Reviews
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status