Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Aku memejam, mendengarkan bukan dengan telinga, tetapi dengan seluruh diriku. “Kau bukan titik yang hilang,” jawabku perlahan. “Kau adalah titik yang membuat sebuah kalimat bisa berhenti dengan tenang. Kau adalah tempat sebuah makna menemukan ujungnya.” Kau diam. Bukan diam menjauh, tapi diam yang memeluk.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Aku ingin melangkah tanpa suara, bertindak dalam diam, dan membuat mereka jatuh sedalam-dalamnya hanya dengan satu kalimat. (Cih, itu hanya angan-angan yang kau harapkan cepat terwujud. Bagaimana bisa kau bergerak sendiri, bagaimana bisa kau mencapai tujuan tersebut tanpa ada yang membantu? Bukankah itu terdengar tak masuk akal?)
1017.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 559 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
When I Meet You

When I Meet You

Aku menimpatu udapan nyata dari tangannya dengan mata terpejam, satu kata untuk mewakili keadaanku saat ini, nyaman. ”Tha, aku tidak sedang bermimpi kan?” tanyaku masih dengan mata terpejam. Kurasakan sapuan tangannya di atas kepalaku berhenti sejeenak, ekmduian kembali berkerak setelah beberapa sekon berlalu. Aku membuka mata, kemudian mengadah guna menunggu jawaban yang akan terlontar dari mulutnya. Tiap kata yang berubah menjadi kalimat dan di wakili dengan petik dua sebagai dialognya selalu kunantikan untuk didengarkan.
9.98.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Walaupun tidak bisa disamaratakan, tetapi lihatlah bagaimana pemilihan kata dan penyusunan kalimatnya sesuai KBBI, bahkan untuk kalimat percakapan barusan. “Iya, Kak. Enggak pa-pa, kok.” Aku jadi lebih lama merespons. Aku harus menyusun kalimat percakapan yang baku terlebih dahulu dalam kepalaku sebelum diucapkan di depan editorku ini. “Kita langsung diskusi kerjaan dahulu, ya. Nanti baru kita ngobrol santai,” saran Kak Jovanka. “Siap, Kak.”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Cinta di Bumi Turky

Cinta di Bumi Turky

timpal Elif "Kalau kalian pada cerewet nanti mobil ini bisa masuk jurang" Mata mereka semua langsung melotot tajam dan langsung diam **
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Swing Partner

Swing Partner

Membuat ia memejamkan matanya. . 🌷 *bersambung* Jangan lupa beri dukungan ya supaya Author makin semangat 😉
836 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
DIPTA

DIPTA

“…kenapa semuanya jadi… nyambung.” Jam tangan kalimat Dipta dan sekarang ada peringatan dari orang lain. Tentang posisinya dan di luar sana Dipta berdiri diam beberapa detik. Menatap pintu yang baru saja tertutup itu, lalu tatapannya kembali dingin. Lebih dingin dari sebelumnya. “Andine…” gumamnya pelan. “…kamu salah langkah.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Jangan Baca Novel Ini!

Jangan Baca Novel Ini!

balasku setelah memusatkan seluruh indera perasaku pada area bawah perutku. "Deskripsikan denyutan urat keras tersebut menggunakan struktur kalimat yang jelas untuk naskah novelmu besok," Argan memberikan arahan terkait caraku merangkai kata untuk pekerjaanku. "Aku akan mendeskripsikannya sebagai tekanan benda padat yang memberikan sensasi penuh di dalam liangku," jawabku menyebutkan rancangan susunan kalimat yang akan aku ketik besok pagi.
825.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Laa ilaha illallah. Kudengar kalimat kalimat itu. Aku mendengarnya. Aku mendengarnya. Bahkan terdengar sangat keras hingga tangan yang tadinya memegang batu tebing terlepas dari sana. Aku jatuh. Aku memejamkan mata dan terasa seperti melayang. ** “Allahu Akbar,” teriak suara dengan keras dan beramai ramai. Aku membuka mata, kaget saat aku ternyata ada di tengah tengah orang berpeci yang mundur menjauhiku.
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Dear Joy

Dear Joy

"Ti-tidak. Silakan lanjutkan menulisnya." Mataku fokus pada sisi kiri buku yang telah terisi. Aku sangat ingin tahu dengan isi hati gadis ini. Aku berhenti sejenak ketika mendapati potongan kalimat itu. Aku melihat kata kesedihan, sepi dan sendu. "Mel ...." "Ya?" Aku segera memberi respons agar tidak ketahuan. "Bagaimana dengan kalimat ini?" "Hm ...." Dengan sangat terpaksa kualihkan mata dan membacanya. Itu adalah sebuah tulisan yang juga menceritakan perjalanan saat ini, Aku dan Joy.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status