Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Untukmu pemilik rahim tempat dulu aku bersemayam Pesan ini kutulis dengan gundah saat pikiranku tumpah Kalimat ini kutulis dengan air mata tertahan Saat dadaku yang ringkih ini sesak oleh sakit yang kurasa sendirian Harusnya kau tahu dalam sebuah bahtera Diam tak bisa selesaikan perkara Kau bukan pembaca hati, perlu ada komunikasi Dahinya berkerut untuk dapat memahami deretan diksi penuh arti. Kata demi kata masih terdengar membingungkan.
1019.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 782 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

Dalam Rengkuhan Sang Antagonis

"Apa itu membuatmu bahagia?" Mendengar kalimat itu, senyum di bibir Kaliel langsung lenyap, digantikan oleh tatapan mata yang mendadak menggelap dan intens. Ia bangkit dari posisinya, membiarkan selimut meluncur turun hingga mengekspos dada bidangnya yang penuh dengan guratan otot.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Ayah terdiam sesaat, lalu tiba-tiba menatap penculik itu dengan pandangan menyelidik. "Aku akan lakukan sesuai permintaanmu, tapi kamu harus menepati janji untuk menjamin keselamatan Kiara." Penculik itu mengangguk, menunjukkan senyum percaya diri. "Sepakat! Tapi ingat, jangan coba-coba berulah, atau aku nggak bisa jamin dia tetap utuh." Panggilan video itu berakhir, tetapi Ayah yang tadinya tegang justru tampak tenang.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

You don't have to say a word You don't even have to speak I can see pain in your eyes The sorrow that you keep (Kau tak harus katakan sepatah kata Kau pun tak harus berbicara Kudapat melihat luka di matamu Kesengsaraan yang kau simpan) You think that no one notices The sadness that you hide But I can see straight through your mask Those lonely nights you cried (Kau pikir tiada orang yang memperhatikan
1088.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Wait At 24

Wait At 24

Ucapku dalam hati Terbimbing juta adegan Terdoktrin lembar perkataan Cerita tertata tuk permainkan jiwa Hilang seketika dan tahu rasa Tertawa bahak layak awan tak berarak Hela nafas sampai mimpi terombak Tanpa suara terlalu luka Menutup mata selalu menyiksa Airmata lebih lega daripada gemeretak dan tersengal Hilang lebih damai daripada meringkuk di bawah keheningan Sedikit waktu saja Kan diucap aliran mesra Kan diamati tahapan tingkah Kan dipastikan terajut tali pengikat tak terlihat Bila mungkin sedikit saja Takkan pernah ada tinggi ada Takkan pernah ada langkah tergesa
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

Bagaimana cara membuat kata-kata yang selaras, tidak lebay, dan tidak aneh? Sumpah ya. Satu di antara kelemahannya adalah pelajaran mengarang, menulis cerpen atau sejenis. Puisi mungkin hanya beberapa bait, tapi demi apapun sulitnya selangit. Saking konsennya membuat bait, Kael tidak sadar Rere melangkah masuk. Gadis itu sempat mengangkat alis melihat muka Kael yang berkerut dan tampak sangat serius. Dia terus berjalan melewati laki-laki itu menuju meja makan. Hari ini dia membawa bubur kacang hijau buatan nenek. Katanya buat si kembar.
1086.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Baca Semua Ulasan
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

“Hari ini temanku datang makan-makan. Tolong masak beberapa macam masakan.” Kalimat sederhana itu membuat Helena membeku sesaat.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Terjebak Dalam Pesona

Terjebak Dalam Pesona

Kini, ia terperangkap dalam kehidupan yang penuh kebohongan dan ketakutan. Hari-hari berlalu dengan cepat, namun semuanya terasa begitu lambat. Setiap malam, ia dipaksa untuk bertemu dengan tamu-tamu yang berbeda—beberapa tampak ramah, namun kebanyakan hanya memandangnya dengan cara yang sangat berbeda. Lia belajar untuk tidak merasa terhina, belajar untuk menahan perasaan dan tetap tersenyum. Dunia ini tidak memberi ruang untuk keraguan atau kelemahan. Di dunia ini, dia harus menjadi apa yang mereka inginkan—sebuah bayangan dari kesempurnaan yang tak pernah ia rasakan.
10872 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Ustaz Tampan

Mengejar Cinta Ustaz Tampan

“Duh. Kok jadi geli sendiri.” Gadis itu meletakkan ponsel di atas kasur, kemudian menepuk pelan kedua belah pipi. “Fokus, Di. Masa hal gampang kayak gini aja nggak bisa. Lo udah ahli merangkai kata menjadi kalimat, ‘kan?”
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Kalimat yang Membuka Semesta Baru Kalimat pertama lahir pelan: “Malam itu, kursor berkedip seperti seseorang yang percaya aku belum benar-benar selesai.” Begitu titik terakhir ditulis— seluruh kamar bergetar lembut. Rak buku di dinding bersinar. Catatan-catatan kecil di meja terangkat ke udara. Hujan di luar jendela berubah menjadi garis-garis cahaya. Dan di balik kaca malam, sesuatu yang luar biasa mulai terbentuk. Bukan satu kota. Bukan satu kamar.
921 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai membuat kalimat dengan kata terpejam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status